Menikmati Hidup Tanpa Memikirkannya

 

Ketika menjelang dewasa, kita banyak menghabiskan waktu untuk belajar, untuk berlatih mengurusi hal-hal serius. Kadang-kadang proses kehidupan membuat kita seolah-olah terjebak pada hal hal yang tidak ingin kita lakukan.Sebagai konsekuensinya, kita bisa jadi lupa bahwa kita dulu pernah jadi anak-anak hidupnya mengalir dengan perasaan yang ringan dan bebas.

Masih ingatkah anda pada masa anak-anak di mana segala sesuatu begitu menyenangkan? Yang pasti, dengan jiwa yang murni, anak-anak tidak punya prasangka, tidak kebanyakan mikir, dan menikmati hidup.

Disadari atau tidak, anak itu mengajarkan kita untuk tidak banyak beban dalam menjalani hidup. Karena tidak menyimpan dendam, mereka langsung bisa akrab lagi dengan teman yang habis bertengkar bahkan memukulnya saat bermain bersama. Apakah sikap yang sangat baik itu dimiliki orang dewasa? Ketika terlibat konflik, orang-orang dewasa kerap menahan rasa marah dan dendam pada orang lain, bahkan ketika kejadiannya sudah lewat bertahun-tahun.

Memang benar bahwa seiring bertambahnya umur, kita akan menghadapi banyak hal yang membutuhkan pemikiran matang dan harus meninggalkan jiwa anak-anak.Tapi apakah itu lantas menjadikan kita terbentuk jadi orang dewasa yang membosankan dan kaku?

 

Jadi, Bagaimana Seharusnya?

Bersikap dewasa yang tenang, rasional, dan santun tentunya lebih baik daripada ‘pecicilan’ seperti anak kecil yang susah diatur. Bersikap dewasa yang mendahulukan kepentingan umum juga lebih mulia dibanding mementingkan diri sendiri dan hanya melakukan apa yang ia senangi.

Tapi coba bayangkan sekali lagi dan ambil sisi positifnya. Anak-anak begitu mudah menjadi bahagia hanya karena menerima mainan baru, dibelikan es krim, diajak ke wahana permainan, dan lain-lain. bagaimana dengan orang dewasa? Konon, semakin banyak mengetahui hal-hal baru, mereka semakin sering mempertanyakan segala sesuatu.

“Bagaimana cara bisa mendapatkan kepercayaan?”, “Berapa uang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sampai bulan depan?”, “Dengan cara apa saya bisa diterima kerja di tempat itu?”, Kalimat-kalimat di atas adalah segelintir pertanyaan yang mewakili kegelisahan orang dewasa.  

 

Coba Ambil Jeda Sejenak

Memang, kita perlu menjadi lebih dewasa seiring bertambahnya usia, apalagi karena ada tanggung jawab yang perlu diemban. Namun jangan menjadikan tanggung jawab itu membunuh jiwa anak-anak yang ada di dalam diri kita, apalagi ketika ‘mereka’ mengajak bersenang-senang.  

Sekarang, coba ambil jeda sejenak untuk mengenali lagi diri kita yang dulu. Sesekali cobalah menjadi anak-anak yang tidak pusing bagaimana hal-hal seharusnya terjadi.

Halo sahabat bisnis!

Ada seminar hari Selasa,

Tanggal 24 September 2018.

Seminar apa ya?

Align Couple For Business.

Seminar khusus suami-istri.

Seat Terbatas. Daftar Yuk!

Halo sahabat bisnis!

Ada seminar hari Selasa,

Tanggal 24 September 2018.

Seminar apa ya?

Align Couple For Business.

Seminar khusus suami-istri.

Seat Terbatas. Daftar Yuk!