5 Cara Untuk Menjaga Komitmen Bisnis

Kesuksesan sebuah bisnis tidak bisa dilepaskan dari komitmen yang dibangun sejak awal oleh setiap orang yang ada di dalam tim. Hal ini terdengar sangat biasa dan sepertinya mudah diucapkan, tapi pelaksanaannya, komitmen memiliki tantangan tersendiri.

1.Tentukan Apa Motivasi Anda dalam Berbisnis

Motivasi untuk berbisnis sama pentingnya dengan menjalankan bisnis itu sendiri. Motivasi yang kuat bisa menjadi faktor penentu ketika bisnis yang dibangun menemui masa sulit. Motivasi juga menjadi kekuatan tersendiri ketika harus mengambil keputusan-keputusan penting dalam berbisnis.

Ketika berbisnis, Anda bisa memiliki motivasi yang kuat dengan membangun impian besar yang ingin diwujudkan. Motivasi itu bisa berupa keinginan untuk menghidupi banyak orang yang menjadi tim Anda dan tentu saja memenuhi kebutuhan masyarakat yang menjadi konsumen.

2.Bekerja secara Profesional

Profesional merupakan kunci suksesnya sebuah bisnis yang dibangun oleh banyak orang yang berbeda-beda karakter. Hubungan dengan partner bisa mempengaruhi bagaimana keberlangsungan bisnis. Komitmen untuk menjaga kejujuran dalam berbisnis merupakan suatu hal yang wajib dilakukan, dengan siapapun bisnis itu dijalankan.

3.Komitmen dengan Partner Bisnis

Meskipun bekerja dengan orang-orang terdekat seperti teman atau saudara, komitmen untuk profesional tetap harus dijaga. Bisnis bersama dengan orang-orang terdekat seringkali menantang. Perjanjian soal pembagian keuntungan perlu dibicarakan sejak awal. Lalu, bagaimana cara membagi keuntungan secara adil?

Masing-masing pihak tentunya harus mengetahui itu gaji dan dividen. Disarankan kedua belah pihak memperoleh gaji sesuai porsi pekerjaan dan dividen sesuai besarnya setoran. Yang penting hak dan kewajiban dilakukan secara proporsional sesuai peran masing-masing orang.

4.Pastikan Hak Tim Anda Terpenuhi

Untuk bisa menjaga berkomitmen, tentunya harus seimbang antara hak dan kewajiban. Sejak awal, pastika  tim Anda memperoleh apa yang menjadi hak mereka kalau Anda ingin menjaga komitmen dalam bisnis. Masing-masing tim  perlu bisa bersikap tegas, belajar tentang mengelola konflik.

Sediakan waktu di mana Anda bisa bertemu untuk ngobrol dan merayakan keberhasilan bisnis bersama misalnya ketika akhir pekan. Anda dan teman-teman bisa mengobrol demi memecah kejenuhan tanpa mengurangi produktivitas. Umumnya, seseorang akan berkomitmen untuk memberikan kemampuan terbaiknya ketika haknya terpenuhi.

5.Siapkan ‘Plan B’

Untuk bisnis yang Anda jalankan sekarang, ketika belum berhasil dengan salah satu hal, siapkan plan B atau rencana cadangan.Paling tidak, buat cadangan 40% modal sebagai dana darurat untuk mengantisipasi kalau misal usaha Anda yang dirintis dari nol ini mengalami kegagalan. Gunakan sisa dana tersebut untuk membangun kembali atau mengganti usaha Anda.

Pencarian Terbaru: