Cara Otak Manusia Bekerja saat Memproses Informasi

Kita semua pernah menghadapi penolakan, dan itu tidak menyenangkan. Anda setuju? Itu mungkin membuat kita bertanya-tanya apakah keberhasilan closing hanyalah sebuah keberuntungan acak. Atau jika ada hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan tingkat keberhasilan, hal apakah itu?

Faktanya, otak manusia memiliki rentang perhatian yang pendek. Tidak sedikit orang yang bekerja di bidang sales tidak bisa menahan perhatian prospek selama satu jam. Paling banyak 20 menit saja untuk menyampaikan pesan yang menarik minat. Jadi luangkan waktu untuk mempersiapkan pitching yang terstruktur, menarik, dan dapat Anda sampaikan dengan ringkas.

 

Apa Saja Bagian Otak yang Bekerja saat Memproses Informasi?

Sebelum Anda dapat memberikan penawaran yang efektif dan membuat closing, Anda perlu memahami bagaimana otak bekerja di saat memproses informasi? Ada tiga area dasar otak Anda:

 

1.Neocortex

Lapisan atas, yang bertanggung jawab untuk tugas-tugas kompleks seperti pengambilan keputusan, logika, pikiran sadar, dan bahasa. Itu adalah bagian otak kita yang paling dominan.

 

2.Otak tengah (Midbrain)

Di sinilah kita memproses interaksi sosial dan hierarki hubungan.

 

3.Otak Buaya (Croc brain)

Tingkat terendah di otak, dan bagian yang tertua dalam evolusi kita. Otak buaya berpikir dalam istilah sederhana, linear survival: Apakah saya sudah tahu ini? Apa ini berbahaya? Bisakah saya memakannya? Bisakah saya berpasangan dengannya? Anda mendapatkan ide itu.

Oren Klaff memberikan contoh yang bagus tentang bagaimana otak memproses informasi. Bayangkan ini: Anda sedang berjalan di jalan dan mendengar seseorang berteriak.

1.Reaksi pertama Anda adalah rasa takut. Ini adalah otak buaya (croc brain) yang bertanya-tanya apakah ada bahaya.

2.Anda berbalik untuk melihat orang itu berteriak kepada orang lain dan bukan Anda. Ini adalah otak tengah yang memproses komponen sosial dari interaksi.

3.Akhirnya, neokorteks Anda mengevaluasi apa yang dikatakan orang tersebut dan menyimpulkan bahwa itu hanyalah pertukaran persahabatan antara dua teman. Lalu Anda meninggalkannya.

 

Jadi bagaimana ini bisa terkait dengan penjualan?

Sebagian besar dari kita mungkin berpikir bahwa promosi penjualan adalah tentang penyampaian informasi. Jadi penawaran dilakukan hanya dengan menyampaikan informasi sedemikian rupa. Lalu dengan cara yang sama seperti itu disimpan di neokorteks. Jika Anda ingin mempertahankan perhatian mereka lebih lama, gunakan lebih sedikit istilah teknis. Ini akan meningkatkan peluang Anda untuk menutup transaksi dalam jangka panjang. (Sumber: proposify.com )