Demi Menjaga Relasi, Jangan Lakukan Kesalahan Ini dalam Percakapan

Diposting pada

Jangan Lakukan Kesalahan Ini dalam Percakapan

 

Apakah Anda merasa kalau percakapan sehari-hari itu mengalir begitu saja? Dalam sebuah percakapan yang mengalir, bisakah Anda meningkatkan keterampilan percakapan Anda? Lebih dari itu, pembicaraan serius yang dilakukan dengan banyak orang itu, apakah berlangsung begitu saja? Barangkali setiap diri Anda memiliki versi jawaban yang berbeda-beda.

Lebih dari sekadar ngobrol, percakapan juga menjadi kunci terjalinnya relasi. Tapi karena percakapan pula relasi bisa terputus. Karena itu kiranya kita butuh beberapa saat untuk mengubah kebiasaan cara kita melakukan percakapan yang sudah mendarah daging sepanjang hidup.

 

Tidak Aktif Mendengarkan

Harus diakui bahwa kebanyakan orang tidak pernah benar-benar mendengarkan. Banyak orang yang mendengarkan dan memahami maksud pembicaraan orang hanya demi bisa merespon atau menunggu giliran Anda untuk berbicara. Tahan ego Anda sendiri dan dengarkan apa yang dikatakan orang.

 

Menanyakan Sesuatu yang Jawabannya ‘Ya’ atau ‘Tidak’

Jenis pertanyaan yang jawabannya sudah pasti ‘ya’ atau ‘tidak’, akan memberi apa kira-kira? Ya, kata-kata itu tidak akan memberi banyak informasi. Lalu bagaimana percakapan akan mengalir? Contohnya jika seseorang mengatakan bahwa ia pergi traveling dengan beberapa teman di akhir pekan lalu, apa yang Anda tanyakan? Beberapa list ini mungkin sedikit membantu.

Kemana kamu pergi traveling? Apa yang paling kamu sukai dari tempat tujuanmu kemarin? Kalau orang mau ke sana, rekomendasi aktivitasnya ngapain aja? Dan sebagainya. Bebas untuk dikembangkan sendiri, asal jawabannya tidak ‘mentok’ ya/tidak.

 

Menjadi Gugup atau Khawatir

Ketika berbicara dengan seseorang yang baru saja Anda temui atau ketika beberapa topik biasa habis, keheningan atau suasana hati yang canggung mungkin muncul. Atau Anda mungkin menjadi gugup atau khawatir tidak tahu persis mengapa. Inilah hal-hal yang dapat Anda lakukan dalam situasi seperti ini.

Eksplorasi lingkungan Anda, apapun itu. Komentari akuarium di mall, atau kostum olahraga anak sekolah yang unik, atau daftar putar mp3 yang sedang hits. Anda selalu dapat memulai percakapan baru tentang sesuatu di sekitar Anda. Kali ini kutipan ini ada benarnya. “Jangan meninggalkan rumah tanpa membaca koran.” Artinya jika Anda kehabisan hal untuk dibahas, Anda selalu dapat mulai berbicara tentang berita terkini.

 

Terlalu Banyak Bertanya

Bertanya memang bagus untuk menggali informasi dan membuat orang yang diajak ngobrol merasa diperhatikan. Tapi kalau terlalu banyak bertanya percakapan bisa terasa seperti sedikit interogasi. Atau seperti Anda tidak banyak ‘berkontribusi’ dalam percakapan.

 

Apa yang Mesti Dilakukan?

Pelajari juga tentang mengatur bahasa tubuh Anda karena itu dapat membuat komunikasi jauh lebih efektif. Belajarlah tentang hal simple tapi penting untuk membawa diri, seperti cara tertawa, memposisikan tangan saat bicara, cara memegang minuman, dsb. Tak lupa, berbicaralah dengan emosi. Tidak ada yang mendengarkan selama itu jika Anda berbicara dengan suara monoton. Biarkan perasaan Anda tercermin dalam suara Anda.

Itulah mengapa percakapan itu penting, mulai dari situasi yang ringan sampai ke urusan dengan relasi baru. Tidak usah diragukan lagi, relasi amat berharga ketikan Anda membangun bisnis. Jika Anda menginginkan pelatihan yang lebih mendalam, maka bergabunglah dengan kami di iBizCOACH (Indonesia Business Coaching).

Selangkah demi selangkah, coach kami akan berbagi hal-hal terbaik yang telah pelajari dalam beberapa tahun terakhir tentang berbagai masalah bisnis dan kehidupan yang berlandaskan spiritual, sesuai dengan visi kami “transforming people into world class entrepreneur”. Hubungi kami di 08112652244.




VIDEO (VLOG) COACH EDWIN


Jangan lewatkan menonton video dari Coach Edwin tentang Life, Spiritual dan Bisnis. Tekan tombol berikut pada video dibawah untuk memilih judul Vlog yang Anda ingin lihat.

playlist VLOG



download ebook

jadwal seminar