Begini 6 Tahapan untuk Menganalisis Akar Permasalahan

 

Untuk setiap pekerjaan yang menuntut kecepatan dan ketepatan dalam eksekusinya, dibutuhkan keahlian tertentu dari orang-orang di dalamnya. Bidang apapun itu, kita tentu lebih bersemangat dan terarah apabila ada target yang jelas. Namun, mencapai target seringkali harus menghadapi sejumlah kendala.

Melihat target yang banyak terlewatkan memang tidak menyenangkan. Apalagi kalau rasanya Anda sudah berusaha mengatasi masalah yang ada. Katakanlah misal ada masalah di jaringan yang lambat, masalah finansial, marketing tools, dan lain-lain, maka Anda langsung meminta bantuan pada yang ahli di bidangnya. Itu memang langkah praktis.

Tapi belum tentu tepat karena kadang yang dibutuhkan adalah mencari tahu apa permasalahan sebenarnya.

 

Analisis Akar Masalah

Definisi analisis akar masalah (Root cause analysis) menurut washington state department of enterprise services adalah sebuah proses sistematis untuk mengidentifikasi ‘akar penyebab’ permasalahan atau kejadian dan sebuah pendekatan untuk menanganinya, berdasarkan pada ide dasar bahwa manajemen yang efektif memerlukan lebih dari sekedar ‘memadamkan api’ untuk masalah yang berkembang, namun menemukan sebuah cara untuk mencegahnya.

 

Tahapan-Tahapan Mendasarnya

Saat ada masalah-masalah, pertama-tama Anda bisa melihat rangkaian gejala yang muncul, tapi mungkin belum mendiagnosa permasalahan yang mendasarinya. Dan inilah tahapan-tahapan mendasarnya menurut business.tutsplus.com:

1.Menentukan permasalahannya.

2.Menentukan alasan permasalahan.

3.Menentukan kondisi penyebab munculnya permasalahan itu.

4.Menyusun solusi.

5.Menerapkan solusi.

6.Mengevaluasi keberhasilan solusi.

Kebanyakan masalah memang tampak sederhana tapi hal sederhana itu bisa jadi hasil dari kumpulan masalah atau keadaan yang kompleks. Semakin Anda mengenali gejalanya, semakin baik Anda akan bisa mendiagnosa permasalahan yang mendasar.

Setelah menentukan masalahnya, Anda dan tim akan melakukan brainstorming alasan penting mengapa masalah itu muncul. Begitu Anda mengerti akar masalahnya, Anda dapat mulai menyusun solusinya. Solusi itu mungkin tidak sederhana, tapi apapun solusinya, dalam beberapa periode tetap perlu evaluasi sedemikian rupa.

Kunci untuk penerapan tahapan ini adalah perencanaan dan memastikan pemahaman di semua tingkatan. Evaluasi dapat dilakukan dalam banyak cara berbeda, namun apapun metodemu, proses dasarnya sama: dengan mengajukan pertanyaan, seperti: apakah gejalanya mulai hilang?, atau apakah masalahnya sudah terselesaikan? (business.tutsplus.com)