Mengenal Gaya Hidup Minimalis

 

Kebalikan dari anjuran setiap iklan yang kita lihat di TV, radio, internet, dsb, hari ini kita mengenal gaya hidup minimalis. Less is more adalah semboyannya. Secara umum, gaya hidup minimalis adalah cara untuk menghentikan obsesi kita pada dunia di sekitar kita, di mana kita memilih untuk memiliki sedikit hal tapi benar-benar bermakna.

Selama ini mungkin kita hidup dalam tatanan masyarakat yang bangga akan kepemilikan barang-barang berharga, tapi ada waktunya untuk merenungi kembali dan mengubahnya. Karena tidak semua yang kita miliki itu bermakna, dan apa yang tampaknya tidak kita miliki adalah makna yang tersisa di dunia kita.  Intinya, kita dapat membuang apa yang tidak dibutuhkan untuk fokus pada apa yang kita butuhkan.

Dengan mengadopsi gaya hidup minimalis, itu bisa mengajari Anda pelajaran berharga tentang prioritas dalam hidup: apa yang benar-benar penting dan apa yang tidak. Gaya hidup minimalis juga telah membuat banyak orang tersadar betapa sedikitnya yang kita benar-benar butuhkan. Lalu apa manfaat dari menjalani gaya hidup minimalis?

 

Tidak Hanya Fokus pada Harta Benda

Kita dibombardir oleh media yang menghadirkan janji-janji kebahagiaan melalui sikap materialistis. Tidak heran kita berjuang setiap hari untuk bisa mendapatkan apa yang kita pahami sebagai keinginan, bukan hanya kebutuhan. Tahan dorongan itu, karena itu bisa jadi adalah jalan kosong dan tidak akan membuatmu bahagia.

Bagaimana jika semua hal yang mengelilingi diri kita hanyalah mengisi kekosongan? Konon, uang tidak bisa membeli kebahagiaan, tetapi bisa membeli kenyamanan. Setelah kenyamanan awal terpenuhi, di situlah obsesi kita akan uang berakhir.

 

Minimalis yang Mendorong Produktivitas

Jika Anda menjalani gaya hidup minimalis, maka pikirkan seperti ini: melakukan tugas sesederhana mungkin. Tentunya akan sangat berpengaruh pada produktivitas. Ini bisa berupa rancangan cara untuk mengelola file Anda secara efisien, atau mempelajari cara memprioritaskan pekerjaan penting dibandingkan tugas yang dapat didelegasikan. Bahkan mungkin berarti mengembangkan kemampuan untuk fokus 100% pada tugas yang ada.

 

Lebih Banyak Ketenangan Pikiran

Pada titik tertentu kita melihat bahwa harta benda kita bisa menciptakan stres karena kita selalu takut kehilangan hal-hal ini. Dengan menyederhanakan hidup Anda, Anda dapat kehilangan keterikatan pada hal-hal ini dan pada akhirnya menciptakan pikiran yang tenang dan damai. Semakin sedikit hal yang harus Anda khawatirkan, semakin banyak kedamaian yang Anda miliki, dan memang sesederhana itu.