Inilah Perbedaan Antara Mentoring, Consulting, Training, dan Coaching

Salah satu kunci penting bagi pengembangan perusahaan adalah faktor SDM. Salah satu aspek yang menjadi kunci sukses itu adalah SDM yang terlatih dan berdaya saing. Untuk mewujudkan SDM yang terlatih dan berdaya saing, pastikan mereka mendapatkan haknya yang sebanding dengan kewajiban yang dilakukan.

Salah satu hak mereka adalah mendapatkan pelatihan. Ada banyak metode pelatihan yang masing-masing memiliki prinsip dan metode berbeda satu dengan yang lain. Kali ini kita akan mempelajari perbedaan antara mentoring, consulting, training, dan coaching.   

 

Mentoring

Kata kunci dari mentoring berbagi pengalaman dan pengetahuan karena menurut pengertiannya, mentoring adalah proses berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang suatu bidang dari seseorang yang berpengalaman kepada orang-orang yang ingin belajar dalam bidang tersebut. Kata-kata dari mentor umumnya digunakan dalam konteks pendidikan, pembinaan, bimbingan, dan pelatihan.

 

Consulting

Pernahkah Anda meminta bantuan seorang ahli untuk memecahkan masalah yang Anda hadapi? Karena merasa kurang memiliki kemampuan di bidang itu, lebih baik berikan ke yang lebih ahli untuk mengurusnya. Secara spesifik mereka adalah konsultan. Merekalah yang bertanggung jawab terkait keseluruhan pekerjaannya untuk Anda. Anda hanya menerima hasil dari pekerjaan yang sudah beres karena bantuannya. Consulting berfokus pada pemecahan masalah (problem solving).

 

Training

Dengan penjelasan singkat, training adalah sebuah proses transfer skill atau kemampuan kepada peserta training. Tujuannya adalah demi penguasaan skill atau kemampuan tertentu. Untuk mencapai tujuan, trainer sebaiknya mampu memecah suatu hal kompleks menjadi langkah-langkah yang praktis dan mudah dipahami untuk kemudian diterapkan oleh peserta training.

 

Coaching

Berbeda dengan tiga metode di atas yang cenderung menempatkan peserta atau klien sebagai pihak yang pasif, dalam coaching ide-ide dan pemikiran berasal dari klien. Apa tugas coach? Kepada klien, coach akan bertanya dan menggali permasalahan yang dialami klien. Coach tidak membantu hal teknis. Tapi ini justru tidak mudah karena untuk bertanya dan menggali masalah itu juga butuh ilmu, tidak sembarang pertanyaan.

Selain menggali masalah klien, coach membantu klien untuk berpikir yang memicu insight agar pemikiran mereka lebih terstruktur. Tidak seperti trainer yang bisa menjalankan tugasnya dalam waktu singkat, coach akan memastikan bahwa klien melakukan apa yang telah dikatakan sendiri oleh klien.

IbizCOACH (Indonesia Business Coaching) sebagai lembaga pelatihan bisnis di Indonesia yang berbasis Spiritual, Life & Business menyediakan jasa pengembangan SDM, training karyawan, motivasi usaha, jasa in House Training untuk semua perusahaan baik Swasta / Pemerintahan. Hubungi kami di 08112652244.

Pencarian Terbaru: