Alasan Sales Sebaiknya Berpenampilan Menarik

 

Beberapa orang menganggap bahwa penampilan bukanlah yang utama, asal diri kita nyaman maka penampilan itu bukan persoalan berarti. Tapi benarkah begitu? Dalam urusan pekerjaan berikut ini, penampilan menarik menjadi hal penting yang mendorong keberhasilan.

 

Mengapa Harus Berpenampilan Menarik?

Sebagaimana yang kita tahu, ujung tombak sebuah proses penjualan ada pada sales person atau seorang penjual. Lalu bagaimana standar penampilan seorang sales? Tentunya seorang sales perlu menjaga penampilan agar menarik. Menarik di sini bukan berarti harus cantik atau tampan (karena itu madalah bawaan lahir), tapi nyaman untuk dilihat. Cara berpakaian harus diperhatikan, begitu juga sikap (attitude) yang baik. Itulah yang menciptakan kesan penampilan jadi menarik.

 

Kesan Pertama (First Impression) yang Menentukan

Apa yang Anda perhatikan saat bertemu orang baru? Mungkin wajahnya, bajunya, cara bicaranya, atau apa saja yang mudah dilihat dan didengar. Sebelum memperhatikan apa yang dia bawa, sebagian kita mungkin bisa terkean dengan bagaimana ia menyampaikan. Maksudnya adalah, saat ada orang menjual sesuatu, apakah akan membeli atau tidak itu pun tergantung dari bagaimana ia membawa dirinya. Kesan pertama akan selalu diingat.

 

Lebih Mudah untuk Memikat Konsumen

Konsumen membutuhkan aneka informasi mengenai produk. Adanya penyampaian informasi oleh sales memberikan nilai lebih dari sebuah produk yang dijual. Sales harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. Keahlian di dalam komunikasi tidak sekadar merangkai kata melainkan juga mencakup kemampuan berbahasa non verbal seperti mimik wajah, gesture dan lain sebagainya.

 

Menunjukkan Respek pada Diri Sendiri dan Orang Lain

Bagaimana ia memperlakukan diriya sendiri menunjukkan bagaimana orang lain harus memperlakukan dirinya. Menjaga penampilan adalah bentuk rasa syukur atas anugerah dari Yang Maha Kuasa. Menjaga penampilan bagi seorang sales juga merupakan bentuk respek kepada orang lain, karena orang umumnya tentunya lebih nyaman melihat orang lain yang nyaman dilihat. Ini juga terkait dengan fakta bahwa manusia cenderung makhluk visual yang mudah mengingat apa yang dilihatnya.