Menguasai Satu Skill atau Menjadi Sosok yang Multitalenta

Bicara soal kebutuhan di dunia kerja, setiap tahun selalu ada yang berubah. Banyak profesi baru dan banyak juga profesi lama yang berubah standarnya. Apalagi tentang persaingan tenaga kerja di masa mendatang, hal itu membuat orang-orang mengubah strategi mereka. Ada yang tetap fokus memperdalam skill mereka, ada yang kemudian mengerjakan sesuatu yang berbeda dari latar belakang pendidikan, atau bahkan menjadi seseorang yang multitalenta.

Jadi, apakah kita lebih baik menguasai satu skill atau menjadi sosok yang multitalenta?  

 

Menguasai Satu Skill

Orang menguasai satu skill adalah kaum spesialis, yakni mereka yang fokus pada satu bidang dan menguasai bidang tersebut dengan sangat baik. Beberapa contoh tipe spesialis ini antara lain auditor, ahli kelistrikan, dan programmer. Apa keuntungan yang diperoleh jika Anda merupakan tipe spesialis yang menguasai satu skill? Tentunya Anda bisa lebih fokus menciptakan personal brand yang akan dengan mudah dikenali orang lain.

Menguasai satu skill secara mendalam memang dapat membuka beberapa kesempatan. Namun, di sisi lain juga menjadi tantangan karena harus fokus pada satu area saja. Namun, tipe ini memiliki kekurangan. Misalnya saja ketika mereka dihadapkan pada jenis pekerjaan yang membutuhkan lebih dari sekedar keahlian khusus, tetapi pemahamannya masih di satu hal saja.

 

Menjadi Sosok Multitalenta

Berbeda dengan orang yang menguasai satu skill, sosok multitalenta merupakan tipe generalis yang cenderung cocok dengan tipe pekerjaan freelance atau jenis pekerjaan yang tidak terikat. Mereka lebih mudah untuk memasarkan  diri mereka. Meskipun demikian, mereka memiliki kelemahan, mereka tidak memiliki keterampilan mendalam dalam satu bidang karena mereka cenderung biasa melakukan banyak hal.

Mereka yang memiliki beberapa skill atau memahami berbagai bidang sekilas terkesan hebat dan bisa diandalkan di beberapa situasi.

Lalu, jika dibandingkan, mana yang lebih baik: menguasai satu skill atau menjadi sosok multitalenta? Ternyata bukan salah satu di antara keduanya, karena masing-masing ada kekurangan dan kelebihannya.

 

Dan untuk memenangkan persaingan, setiap orang harus dapat menggabungkan keduanya.