Strategi Memperkuat Branding

 

Di dunia jurnalistik sebagai pedoman penulisan berita, kita banyak mengenal prinsip 5W+1H. Adapun 5W adalah Who, What, When, Where, Why ditambah 1 How.  Tapi kita tidak sedang bicara soal jurnalistik. Coba pikirkan hal ini dan sesuaikan dengan bagaimana mengembangkan diri kita pribadi atau organisasi kita.

Sebelum menerapkan 5W ke dalam urusan branding, coba pikirkan sejenak tentang McDonalds. Orang terbiasa mengaitkan McDonalds dalam beberapa cara atau bentuk. Kebanyakan orang langsung berpikir tentang “Makanan Cepat Saji”.

Menurut Jeff Bezos dalam kutipan yang terkenal itu, “Branding is what people say about you when you are not in the room. If you’re not branding yourself, you can be sure others do it for you.” Jadi bagaimana menerapkan 5W sebagai strategi memperkuat branding? Berikut penjelasan singkatnya, dengan urutan bebas.

 

1.What

W yang pertama adalah what (apa). Lebih tepatnya what kind of business? Bisnis seperti apa yang Anda kembangkan? Dalam bisnis, Anda perlu memikirkan tentang jenis usaha yang sesuai dengan dengan minat dan kemampuan Anda. Ini adalah pertanyaan dasar sekaligus krusial saat hendak memulai bisnis, khususnya mengembangkan brand.

 

2.Who

W yang kedua adalah who (siapa). Who is the target? Kepada siapa Anda akan menjual? Tentukan siapa saja target pasar yang akan Anda tuju, karena menjual kepada konsumen secara umum hanya akan membuat bisnis Anda tidak fokus. Ketika sudah paham tentang target pasar, bukankah kita bisa melakukan strategi pemasaran lebih tepat dan efektif?

 

3.Where

W yang ketiga adalah where (di mana). Di mana tempat terbaik untuk menjual? Where is the best place to sell? Online atau offline? Ketika ranahnya adalah bisnis online, media online apa yang akan dipilih untuk menjual?

 

4.Why

Ini bisa menjadi alasan kuat yang ‘menentukan’ keberlangsungan bisnis dalam waktu yang lama. Sebenarnya why perlu dijawab sejak awal karena terkait dengan motivasi dan tujuan dilakukannya branding untuk sebuah bisnis. Seperti misalnya saat menjalankan bisnis online di era digital seperti sekarang. Mengapa kita memilih media sosial sebagai alat untuk menjangkau konsumen? Karena kita tahu bahwa mereka, target pasar Anda itu adalah orang-orang yang susah lepas dari gadgetnya.

 

5.When

When is the best moment to take action? Terkait mengembangkan brand, selalu ada momen terbaik untuk masing-masing strategi. Kapan harus riset pasar? Kapan launching? Kapan beriklan? Kapan membuat layanan baru? Dan lain-lain.  

 

Bagaimana Memulainya?

Jadi bagaimana memulainya? Begitu selesai dengan jawaban pertanyaan 5W di atas, segera merealisasikan strategi bisnis yang telah dirancang. Segera ambil langkah branding yang konkret dan tidak perlu takut gagal di masa awal. Mulai sekarang, mulai dari yang sederhana, yang paling mungkin dilakukan.