Saat Merasa Kurang Produktif, Coba Lakukan 4 Hal Ini untuk Membuat Suasana Baru pada Hari Anda

 

Hallo sahabat bisnis, apa kabar hari ini? Mudah-mudahan lancar-lancar semua tugas atau pekerjaan yang seharusnya segera Anda selesaikan. Tapi, tidak dipungkiri kalau kita semua pernah mengalami saat merasa kurang produktif. Nah, di saat begitu, apa yang Anda lakukan? Anehnya justru bukan karena tidak ada yang dikerjakan, melainkan terlalu banyak yang mesti dikerjakan, jadinya kurang produktif.

Terlalu banyak tugas kadang justru dapat membuat malas untuk menyelesaikan tugas-tugas itu. Entah karena takut dengan risiko gagal atau memang kurang bisa bagi waktu, keadaan kurang produktif sebenarnya bisa disiasati. Coba lakukan , hal ini untuk membuat suasana baru pada hari Anda.

 

1.Rehatlah Sejenak dari Rutinitas

Sesuatu yang diulang-ulang tiap hari tentu bisa membosankan. Jika Anda pegawai profesional, pekerja lepas, maupun entrepreneur, coba beri variasi mdalam aktivitas Anda. Lakukan pekerjaan Anda dengan cara yang berbeda.

 

2.Berinteraksi dengan Orang-orang Baru

Tentu kita sama-sama tahu bahwa manusia adalah makhluk sosial. Apa jadinya kalau kita hidup tanpa berinteraksi dengan orang lain? Tentu tingkat stres bisa lebih tinggi. Berinteraksi dengan orang-orang baru juga membuat Anda memperoleh ide-ide baru terkait pekerjaan Anda maupun hal lain. Orang baru di sini tidak harus 100% baru, tapi juga bisa teman lama yang jarang bertemu.

 

3.Olah Raga Ringan Bisa Memperbaiki Mood

Berbagai olahraga ringan dan kegiatan fisik dapat membuat Anda lebih bersemangat lagi. Menariknya, olahraga ringan ternyata juga bisa membantu memperbaiki mood. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan energi di hari itu dan berjuang lagi di hari esok.

 

4.Evaluasi untuk Diri Sendiri

Mengevaluasi diri sendiri terhadap kinerja Anda selama waktu tertentu juga dapat Anda lakukan. Langkah konkretnya misalnya dengan cara merapikan berbagai hal di sekitar tempat kerja, seperti meja kerja, berkas-berkas, file/folder yang Anda punya dalam komputer, dan juga termasuk merapikan pikiran. Merapikan pikiran ini penting karena apa yang ada di pikiran akan menentukan sikap dan tindakan kita.