Cara Berkomunikasi yang Berpengaruh Lebih Kuat daripada Kata-Kata

 

Action speaks louder than words. Begitulah kata pepatah. Apakah pepatah itu selalu berlaku? Bayangkan diri Anda berada pada sebuah pertemuan sedang mendekati kenalan atau calon klien Anda, apa yang Anda tampilkan? Bagaimana Anda melihat diri Anda? Apakah Anda sudah mempersiapkan pesan apa yang seharusnya disampaikan melalui bahasa tubuh Anda ketika menemui calon klien tersebut?

 

Perhatikan Kesan Pertama melalui Bahasa Tubuh

Menurut pengalaman Anda selama ini, informasi apa yang didapat calon klien Anda ketika berinteraksi dengan Anda pertama kali? Terlepas dari faktor kompetensi diri, reputasi, atau hal yang lain, ada satu hal yang begitu besar perannya. Bahasa tubuh memiliki peran yang sangat besar dalam penilaian orang lain. Bahkan, gestur, pandangan mata, tangan, dan ayunan langkah Anda mampu mewakili kata-kata yang ingin Anda ucapkan.

Pada situasi tertentu hal ini sangat dibutuhkan dan dilatih dengan baik, agar dapat mewakili pesan yang akan disampaikan kepada calon klien sesuai dengan yang kita inginkan. Dengan bahasa tubuh Anda, orang lain dapat menilai pribadi sekaligus produk yang akan Anda tawarkan.

Memahami bahasa tubuh adalah bagian dari wawasan tentang ‘personal branding’. Berikut ini adalah bahasa tubuh yang cenderung dapat dipelajari dengan mudah.

 

Senyuman yang Tulus

Tidak hanya memberikan kenyamanan dan rasa percaya diri pada diri anda saja, namun senyuman yang tulus juga memberi efek positif ke orang-orang di sekitar Anda. Kesan ramah, kooperatif, terbuka, dan dapat dipercaya tergambar dari senyuman tulus. Senyum tulus, ramah dan kontak mata dengan seseorang yang sedang Anda temui memberikan kesan yang baik, dan mudah untuk mengajak orang lain tersenyum balik.

 

Sikap Berwibawa

Ketika Anda melakukan percakapan dengan klien maupun calon klien Anda, akan lebih menyenangkan kalau Anda bisa menunjukkan intonasi bicara yang terdengar berwibawa. Sikap tersebut juga memberi kesan bahwa Anda orang yang menghormati lawan bicara. Ketika Anda sedang mengajukan pertanyaan atau meminta persetujuan, Anda dapat memainkan intonasi tertentu, tapi tetap dalam batas kewibawaan.

Dengan bahasa tubuh tersebut, setidaknya dapat mewakilkan diri Anda dan juga produk yang Anda bawa agar para pelanggan bisa dengan mudah mengingat Anda dari bahasa tubuh dan pelayanan yang Anda berikan.

Sekali lagi karena bahasa tubuh memiliki peranan yang besar dalam penilaian orang lain terhadap diri maupun produk Anda. Itulah cara berkomunikasi yang berpengaruh lebih kuat dibanding kata-kata.

 

Halo sahabat bisnis, ikuti seminar kami:

30 Oktober 2018 di Novotel Hotel Solo

Rahasia Besar Jualan Jaman Now

INFO : 08112652244

DAFTAR YUK !!

 

 

Halo sahabat bisnis, ikuti seminar kami:

30 Oktober 2018 di Novotel Hotel Solo

Rahasia Besar Jualan Jaman Now

INFO : 08112652244

DAFTAR YUK !!