Mengapa Jam Kerja yang Bertambah Belum Tentu Meningkatkan Keahlian

 

Bagaimana kalau pagi hari terasa berat karena harus bertemu pekerjaan yang sama seperti kemarin? Lalu tetap mengerjakannya dengan sedikit paksaan, mengingat itu adalah bagian dari kewajiban. Bekerja semata-mata karena kewajiban. Bisa jadi kewajiban sebagai kepala rumah tangga.

Kewajiban untuk menafkahi keluarga, bekerja untuk bisa membeli kebutuhan rumah tangga. Beban kerja antara satu individu dengan individu lainnya tidak sama. Jumlah dan tingkat kesulitan seseorang dalam melakukan suatu pekerjaan bisa menyebabkan orang menjadi stres. Ada baiknya kalau Anda mulai berhati-hati dan tidak membiarkan keadaan ini berlangsung lama.

 

Hati-hati dengan Rutinitas

 

Banyak orang yang terjebak kepada rutinitas kerja. Jam kerja mereka bertambah tetapi keahliannya tidak meningkat signifikan. Mengapa? Karena mereka hanya menjalankan rutinitas pekerjaan. Nah, agar pekerjaan Anda menjadi tempat berlatih sehingga Anda kelak benar-benar menjadi ahli, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan.

 

Apa yang Diinginkan dari Pekerjaan Tersebut?

 

Untuk beberapa orang, mungkin saja ada yang kurang cocok dengan sistem kerja yang santai karena terlihat longgar, sehingga bisa menjadikan tidak disiplin. Itu bergantung pada karakter masing-masing individu. Poinnya adalah soal bagaimana menikmati pekerjaan yang sedang dilakoninya.

Makna kerja juga berarti bagaimana orientasi individu terhadap pekerjaanya, dan apa yang diinginkan mereka dari pekerjaan tersebut. Menjalankan pekerjaan sebagai sebuah tanggung jawab untuk mempertahankan hidup, bukan sebuah panggilan yang akan memperkaya makna kehidupan seseorang.

 

Mengapa Tidak Menikmati Pekerjaan?

 

Dunia kerja tidak cukup lagi hanya kita anggap sebagai ladang mencari nafkah, namun juga harus kita jadikan sebagai tempat dimana kita bisa mengekspresikan kebahagiaan kita. Setiap pekerjaan yang kita kerjakan tidak lain adalah tantangan tersendiri untuk diselesaikan.

Tapi apakah kita selalu bisa menikmati pekerjaan saat ini? Bisakah kita merasa bahagia dan bersyukur ketika lewati kerja? Jangankan menikmati, justru banyak yang mengeluh soal lamanya waktu bekerja dan meminta pengurangan jam kerja per hari.

Masalah jam kerja ini pada dasarnya berbeda-beda porsinya, tergantung kebutuhan. Namun, sebetulnya bukan masalah berapa lama kita bekerja. Yang terpenting, seberapa happy kita melakukannya? Kalau memang kita punya passion terhadap pekerjaan kita, mau kerja 10 sampai 12 jam sehari pun tidak masalah.

 

Pada titik itu, kita kerja bukan karena uangnya tapi karena passion atau panggilan jiwa kita. Cara paling mudah agar bisa menikmati pekerjaan adalah dengan melakukan pekerjaan di bidang yang kita senangi, sehingga bisa mendapat kepuasan saat mengerjakan itu.