Pengetahuan Seperti Ini Seharusnya Dimiliki Anak Muda sebelum Menjadi Entrepreneur

 

Semua profesi ada ilmunya, begitu juga menjadi entrepreneur. Apalagi sekarang ini, semua bidang banyak tantangannya. Salah satu syarat penting supaya bisnis dapat berjalan sukses adalah harus menghasilkan produk yang berkualitas. Pengetahuan seperti ini seharusnya dimiliki anak muda sebelum menjadi entrepreneur.

 

Tentang Product Knowledge

Ketika yang akan menjual tidak dapat meyakinkan bahwa produk itu memberikan nilai manfaat terhadap penggunanya, bagaimana jadinya? Kenyataannya adalah banyak bisnis yang bangkrut karena produknya tidak laku. Mengapa bisa terjadi seperti itu? Umumnya produk yang dijual tersebut memang kurang berkualitas sehingga tidak menarik orang untuk membeli dan menggunakannya. Karena bahkan sang pembuat produk pun tidak begitu yakin dengan produknya.

 

Update dengan Tren yang Berkembang

Satu hal lagi yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk adalah melihat tren yang sedang berkembang. Kita tahu bahwa semakin banyak orang memakai suatu produk maka produk tersebut akan menjadi sebuah tren di masyarakat. Tren itu bisa menunjukkan kebutuhan atau memang terbentuk karena berbagai faktor. Misalnya ketika kita bicara soal produk fashion, orang memakai tidak selalu karena kebutuhan, tapi sekadar untuk bergaya saja agar dianggap kekinian.

Tugas entrepreneur dalam hal ini adalah memilah mana yang memang menjadi kebutuhan dan mana yang merupakan tren. Perlu diketahui bahwa tidak ada yang menjamin bahwa sebuah tren akan berlangsung lama. Begitu juga bisnis yang mengikuti tren. Daripada sekedar mengikuti tren, lebih baik buatlah produk yang dibutuhkan oleh konsumen.

Pertanyaannya adalah bagaimana cara mengetahui kebutuhan konsumen? Memantau aktivitas konsumen di media sosial bisa menjadi salah satu cara untuk mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh mereka.

 

Memahami Target Marketnya

Sebagai entrepreneur memang sudah seharusnya fokus dan memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan orang-orang yang menjadi target konsumennya, dan bukan sekadar meningkatkan penjualan. Tentu saja penjualan sangat penting namun sebaiknya seorang entrepreneur tidak hanya fokus pada omset dan profitnya sendiri, tapi juga konsumennya.

Salah satu yang perlu dijadikan perhatian adalah kebutuhan konsumen. Dengan memperhatikan kebutuhan konsumen, maka Anda akan lebih memahami hal apa saja yang menjadi kebutuhan konsumen terkait produk yang Anda punya. Mengikuti tren dalam berbisnis hanya akan memberikan dampak yang buruk bagi bisnis Anda.