Rahasia Membangun Perusahaan yang Stabil dan Bertahan Lama

Bagaimana membangun perusahaan yang stabil? Khususnya ketika sudah bicara profit, bagaimana menyelaraskan value dan menyejahterakan tim. Ada beberapa pengusaha yang ketika membangun usahanya yang pertama punya masalah dengan cashflow, setelah itu dia bangun usaha yang kedua. Begitu ia bangun usaha yang kedua, apakah bisnisnya sudah berjalan lancar? Kemungkinan besar jawabnya adalah tidak.

Tanpa berniat mendahului Tuhan, kita bisa berpikir dari kacamata ilmu dunia pun kelihatan bahwa orang seperti ini tidak memperhatikan aspek-aspek ‘how to build business’. Artinya dia masih ada masalah di bisnis pertama yang belum ia selesaikan, akhirnya mengulangi kesalahan di bisnisnya yang kedua. Otomatis, problem yang sama akan terjadi di bisnisnya yang kedua. Jadi, bagaimana seharusnya? Inilah step-step yang harus diperhatikan berurutan.

1.Control to Stabilize

Tahapan ini adalah tentang bagaimana mengontrol bisnis Anda sejak awal, bagaimana mengoptimalkan leadership, bagaimana mengatur tim Anda. Bisnis yang sukses bukan membesarkan bisnis itu sendiri tapi bagaimana membentuk leader baru melalui bisnis Anda.

Banyak owner yang tidak mau tau saat ditanya laporan keuangan, neraca, cashflow. Anda memang bisa menggaji orang, tapi minimal Anda tau how to menstabilkan fondasi

mengatur keuangan untuk membuat keputusan

2.Customer and Cashflow

yaitu tentang sales and marketing engine perusahaan. ketika anda memperhatikan aspek sales and marketing, order bagus,bagaimana dengan waktu kirim? tepat waktu kah? tidak ada komplain kah tentang standarisasi produk? ingat step yang pertama, bagaimana menstabilkan.

begtu aspek itu sudah kuat, maka maksimalkan step yang ini.

3.Membangun System Bisinis

Kadang orang disibukkan dengan aktivitas membangun sistem, ketika fondasi belum kuat, sales and marketing belum maksimal, sudah buru-buru membangun sistem. Bisa jadi sistem yang anda sistemasi adalah justru proses yang menimbulkan kebocoran dalam perusahaan atau yang anda sistemasi adalah strategi sales and marketing yang belum menghasilkan konversi yang belum bagus.

4.Collaboration & Tim Building

Kolaborasi dalam hal ini adalah tentang tim building, khususnya tentang bagaimana membangun tim di perusahaan Anda. asumsikan bahwa Anda sudah punya sistem. Mereka bergantung pada sistem bukan sistem bergantung pada orang. Sekali lagi, ini adalah pemahaman yang berbeda: sistem bergantung pada orang atau orang bergantung pada sistem. Saat sistem bergantung pada orang, ketika orangnya tidak masuk, apa yang terjadi? Pasti semuanya tidak berjalan. Saat orang bergantung pada sistem, ketika orang berhalangan, tim tetap berjalan karena sistem sudah terbentuk.

5. Mulai Berekspansi dan Mengalami Kebebasan Finansial

Setelah Anda sudah tahu bagaimana membangun fondasi, di sinilah Anda mendapatkan kebebasan finansial. Sudah melihat hasilnya, Anda mulai berekspansi, investasi pada perusahaan lain, beli saham, dan sebagainya. Yang pasti, untuk membangun perusahaan yang stabil ada sejumlah tahap yang harus dilalui.

 

Halo sahabat bisnis, ikuti seminar kami:

30 Oktober 2018 di Novotel Hotel Solo

Rahasia Besar Jualan Jaman Now

INFO : 08112652244

DAFTAR YUK !!

 

 

Halo sahabat bisnis, ikuti seminar kami:

30 Oktober 2018 di Novotel Hotel Solo

Rahasia Besar Jualan Jaman Now

INFO : 08112652244

DAFTAR YUK !!