4 Rahasia Mendapatkan Konsumen dengan Pendekatan Spiritual

 

Berbagai tipe konsumen yang ada di sekitar kita antara lain; konsumen hemat, konsumen cerewet, konsumen suka membandingkan, konsumen pasif, dan lain-lain. Masing-masing tipe konsumen itu tentunya perlu diberi layanan berbeda-beda sesuai karakter. Ini sangat terasa ketika menjalankan usaha online.

Selain tipe-tipe itu, ada lagi tipe konsumen yang potensial yaitu konsumen religius. Mereka perlu dilayani dengan pendekatan spiritual. Lembaga riset yang khusus mengkaji konsumen kelas menengah Indonesia, yakni Center for Middle Class Consumer Studies (CMCS), menyebutkan bawa konsumen kelas menengah Muslim semakin makmur justru semakin religius.

Agama sendiri menjadi faktor pertimbangan penting dalam hal pembelian atau mengonsumsi suatu produk. Hal itu terlihat dari kesadaran masyarakat pada prinsip syariah sebagai gaya hidup. Label halal pun terdapat di berbagai produk yang tidak hanya makanan atau minuman tapi juga kosmetik dan pakaian. Ini menunjukkan bahwa konsumen religius adalah potensi pasar tersendiri, khususnya konsumen Muslim di Indonesia. Itulah mengapa kita perlu tahu rahasia mendapatkan konsumen dengan pendekatan spiritual.  

 

1.Memaksimalkan Fungsi Media

Seiring perkembangan teknologi, banyak ustadz yang memanfaatkan media sosial maupun channel digital seperti YouTube untuk berdakwah. Dengan pembawaan yang mudah dipahami, tentu ini lebih mudah untuk menarik minat masyarakat. Sehingga kehidupan beragama—terlepas dari urusan akhirat—akan terasa lebih hebat dan cool.

 

2.Menggaet Konsumen Perempuan Berhijab

Gaya berhijab saat ini semakin bevariasi. Tren gaya berhijab yang diperkenalkan melalui tutorial di internet ikut memberi daya tarik bahwa menutup aurat juga tetap bisa tampil stylish. Kain penutup aurat yang dipadukan dengan desain modern menjadi tampak lebih berwarna dan modis.

 

3.Mengoptimalkan Daya Tarik Baru Bernama Label Syariah

Masyarakat tidak hanya memanfaatkan sesuatu begitu saja, tapi juga melalui pertimbangan ketentuan agama melalui nilai-nilai syariah. Sebut saja misal hotel syariah. Dalam spiritual value, hotel syariah memberikan ketentraman hati konsumen, hotel ini dijalankan dengan operasional SOP sesuai kaidah syariah. Berbagai layanan untuk masyarakat, seperti bank, asuransi, dan hotel berlabel syariah semakin diminati masyarakat. Label syariah pun kemudian menjadi daya tarik baru yang tak kalah menarik dibandingkan nilai fungsionalnya.

 

4.Strategi Promosi Efektif melalui Aktivitas Berbagi

Dalam agama Islam, ibadah horisontal tidak kalah penting dengan ibadah vertikal kepada Sang Pencipta. Untuk itu, banyak didirikan gerakan berbagi (giving movement), seperti kampanye lembaga amil zakat (LAZ), komunitas berbagi, crowd-funding, dan lain-lain.