Banyak Orang yang Gagal Mencapai Tujuan

Menetapkan tujuan adalah salah satu hal paling umum yang dilakukan orang-orang untuk beralih dari titik A ke titik B. Berangkat dari keadaan saat ini menuju keadaan yang ingin dicapai. Kebanyakan orang pada tanggal 1 Januari (atau beberapa minggu sebelum dan sesudahnya) akan menyusun rencana. Jika itu adalah strategi yang umum, mengapa banyak orang yang gagal mencapai tujuan mereka?

 

Tidak Sebatas ‘Menetapkan Tujuan’

Jawabannya sederhana: sebatas ‘menetapkan tujuan’ bukanlah cara terbaik untuk mencapai tujuan. Memang kadang-kadang berhasil, tentu saja. Tetapi kenyataannya, lebih banyak target yang meleset. Menetapkan target dan bertekad untuk berhasil memang membuat Anda seketika merasa penuh energi.

Tetapi itu adalah respons yang sama seperti yang dialami pecandu narkoba setelah kambuh! Ini adalah strategi yang berdasarkan kesenangan sesaat. Daripada menggiring diri sendiri untuk kegagalan lainnya, pertimbangkan beralih ke strategi yang lebih bermutu: menciptakan sistem yang membuat Anda lebih siap untuk sukses jangka panjang.

Membuat sistem yang secara otomatis mencapai sasaran Anda? Bagaimana caranya? Mulailah dengan menata ulang bagaimana cara kita memandang sesuatu. Di masa masa awal, kita selalu bergegas, demi membangun kehidupan yang layak. Sampai kita menyadari untuk fokus pada proses daripada hasil. Sampai kita menyadari bahwa momen memetik hasil adalah bukan urusan kita. Baiklah, kalau kita memiliki tujuan, dan memang seharusnya begitu.

 

Ambil Peluang, Nikmati Prosesnya

Tapi masalahnya adalah bagaimana kita paham prinsip untuk menikmati proses. Pada titik kesadaran tertentu kita tidak bekerja untuk mendapatkan apa pun: pekerjaan, uang, atau pengakuan. Kita tidak bersaing. Dengan siapapun. Tapi kita fokus untuk memberikan sesuatu. Tidak untuk ‘mendapatkan’ pekerjaan, tapi untuk ‘melakukan’ pekerjaan. Ambil peluang. Nikmati prosesnya.

 

Kebanyakan orang melihat seseorang yang terkenal, sukses, kaya, atau apalah, salah satu tanggapan yang paling umum terjadi seperti ini; “Yaa, orang itu beruntung. Lingkungannya mendukung. Nah, saya?”

Apa yang orang-orang ini tidak mengerti adalah bahwa kekayaan, kesuksesan, dan pencapaian itu bukanlah suatu peristiwa instan. Itu adalah hasil dari proses yang panjang. Itu adalah seperti buah dari pohon yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menanam, menyiram, memangkas, memelihara, dan tumbuh.

Ikuti Seminar Evaluation & Success Plan For Next “Tahun Baru, Target Baru” dari iBizCoach pada tanggal 20 Desember 2018 di Novotel Solo. Informasi lengkap: hubungi 08112652244.