Saat Anda menginginkan sesuatu, Siapa yang Bekerja Atas Keinginan Anda

Adalah hal yang wajar jika manusia hidup dengan banyak keinginan karena memang Sang Pencipta yang berkehendak demikian. Dengan kebebasan memilih dan kemungkinan kita menginginkan sesuatu yang belum dimiliki, di dalamnya ada pertanyaan dalam diri: usaha apa yang perlu dikerahkan agar keinginan itu terwujud? Keinginan di sini kita anggap sama dengan harapan, cita-cita, impian dan sejenisnya.

Saat Anda menginginkan sesuatu, apakah Anda sudah memahami ini: Siapa yang bekerja ATAS KEINGINAN ANDA? Siapa yang bisa diandalkan? Apakah kita harus mengerjakan sesuatu sedemikian keras agar keinginan itu terwujud? Pada akhirnya kita akan menyadari: Ternyata BUKAN DIRI KITA yang bekerja untuk keinginan kita.

 

Ingat kembali cerita sepiring udang

Saat udang sudah ditangkap dan dibawa ke pantai, apakah Anda yang harus MEMBAWA udang hasil tangkapan nelayan MENUJU KE PASAR? Tentu bukan Anda yang MEMBAWA KE PASAR, tetapi Allah SWT Tuhan yang Maha Pemelihara yang akan perintahkan hambaNya, yaitu orang-orang di EKSPEDISI untuk membawa dengan kendaraan mereka udang tersebut ke pasar. Anda pun TIDAK PERLU menjadi PEDAGANG DI PASAR, tetapi Allah yang Maha Berkehendak akan perintahkan hambaNya yang bernama PEDAGANG untuk menjual udang itu kepada Anda.

 

Pada akhirnya tugas kita adalah mengingatNya

Setiap yang diciptakanNya di alam ini sudah dilengkapi dengan rezeki masing-masing. Diberi kemampuan sesuai ketentuanNya yang adil. Diberi jatah waktu untuk melakukan kebaikan. Seberapapun kita bekerja di dunia jika tidak dilandasi niat karena Yang Memberi Kehidupan, lalu untuk (si)apa lagi?

 

Apa lagi yang membuat kita khawatir?

Saat kita lapar, Tuhan Yang Maha Hidup lah yang MEMBERI REZEKI makanan yang halal dan baik. Saat kita tidak tahu apa-apa, Tuhan lah yang MEMBERI ILMU yang benar dan bermanfaat. Dan yang pasti, sepanjang hidup kita, Tuhanlah YANG MEMBERI REZEKI harta penuh berkah. Hanya dengan mengingatNya, maka hati menjadi tenang. Tidak ada yang kita khawatirkan dalam hidup ini.