Sensitif Bisa Bekerja Lebih Optimal dalam Tim

Ted Zeff dalam bukunya The Highly Sensitive Person’s Survival Guide, menyebutkan bahwa orang dengan sensitivitas tinggi itu cenderung memproses sesuatu dalam level yang lebih dalam. Mereka yang memiliki bawaan karakter sensitif ini secara umum menunjukkan ciri-ciri yang bisa dilihat dari luar.

Sebagian dari ciri-ciri itu merupakan hal yang positif yang bermanfaat, tapi sebagian lainnya merupakan hal yang sebaiknya dikendalikan. Ciri-ciri itu mencakup hal-hal seputar tingkah laku maupun ciri-ciri fisik. Apa saja?

 

1.Merasakan Sesuatu secara Mendalam

Saat melihat sebuah peristiwa tragis, seorang sensitif bisa langsung menangis dan terbawa di pikiran dalam waktu yang lama. Ciri bawaan karakter sensitif yang sangat umum ini sebaiknya dikendalikan, dan tidak semua hal perlu dipikir secara mendalam.

Reaksinya yang mendalam pada perasaannya, menyebabkan mereka emosional. Ini bisa berarti positif atau negatif, tergantung konteksnya. Orang yang sensitif akan lebih bereaksi saat menghadapi suatu situasi. Misalnya, lebih berempati dan lebih peduli dengan masalah orang lain. Di sisi lain, mereka juga merasakan kekhawatiran yang lebih tentang bagaimana orang lain bereaksi atas apa-apa yang dilakukannya. Kadang mereka juga mudah menangis, jadi sangat penting bagi mereka untuk menghindari situasi yang membuat mereka merasa malu atau sedih.

 

2.Rentan dengan Kepanikan

Beberapa orang mungkin mengalami trauma selama hidupnya. Jika mereka pernah mengalami beberapa kejadian buruk, terutama saat usia muda, mereka lebih mudah merasa tidak aman sehingga alam bawah sadar akan menjadi cenderung ‘waspada’ dan bahkan mudah curiga. Namun,hal itu tidak harus jadi sesuatu yang berbahaya asalkan mereka memiliki lingkungan yang sangat mendukung.

 

3.Cenderung Peduli dengan Detail

Orang yang sensitif terbiasa memperhatikan sesuatu lebih mendetail dibanding orang yang tidak sensitif. Bisa dikatakan kalau ia adalah orang pertama yang mungkin mengomentari sebuah detail dalam ruangan yang baru ditata. Ia juga segera menangkap perubahan ekspresi wajah lawan bicara. Karena terlalu peduli dengan detail, seringkali orang sensitif juga perfeksionis dalam pekerjaannya.

 

4.Membuat Keputusan dengan Hati-hati

Seperti yang disampaikan pada poin di atas, bahwa orang sensitif itu sangat memperhatikan hal-hal detail dan perfeksionis, maka mereka jadi cenderung lebih lama dalam memutuskan sesuatu.

Orang yang sensitif butuh pertimbangan-pertimbangan khusus untuk memilih sesuatu, karena mereka memikirkan risiko setiap kemungkinan dari keputusan yang diambil. Ini mungkin baik untuk hal penting dan menyangkut orang banyak di waktu yang lama.

 

5.Bekerja Optimal dalam Tim

Karena orang yang sensitif itu peka dengan kebutuhan orang lain dan mereka suka berpikir, maka mereka berpotensi untuk memberikan kontribusi terbaik dalam kerja tim. Apapun pembawaan seseorang secara pribadi, kita selalu punya pilihan untuk menghargai keunikannya. Bagaimana menurut Anda?