Agar Bisa Menjual Tanpa Harus Terlihat Seperti Menjual, Begini Trik yang Bisa Anda Lakukan

Seiring berjalannya waktu, inovasi di berbagai bidang terus bermunculan. Cara-cara baru untuk melakukan sesuatu pun dikembangkan. Dalam menjalankan bisnis pun begitu. Apalagi di era digital saat ini, kita perlu menjual ide bisnis yang unik dan ‘out of the box’ agar konsumen mau melirik.

Namun, memiliki ide unik dan out of the box pun tidak akan terlalu berarti apa-apa jika tidak bisa menjualnya. Bagaimana agar bisa menjual tanpa harus terlihat seperti menjual? Begini trik yang bisa Anda lakukan.

 

Bangun Argumen dengan Alasan Paling Rasional

Kembali ke alasan mendasar Anda saat ingin memiliki usaha sendiri, apakah niat/tujuan (purpose) Anda? Apa belief Anda? Nilai-nilai apa yang Anda yakini? Mengapa brand Anda dibuat? Dan mengapa orang lain harus peduli? Bisa dikatakan, orang lain tidak membeli apa yang Anda tawarkan, tapi mereka membeli ‘mengapa Anda melakukan itu’. bangun argmen dengan alasan yang rasional.

Dalam menjual ide, sebaiknya hindari klaim sepihak tanpa melampirkan bukti konkret. Orang tidak cukup percaya hanya dengan mendengar bahwa yang Anda tawarkan itu adalah yang terbaik dibandingkan yang lainnya.

 

Meningkatkan Pembicaraan

Setelah membangun argumen dengan alasan paling rasional, selanjutnya meningkatkan pembicaraan. Intensitas komunikasi akan menjadi semacam kunci untuk bisa menjual tanpa harus terlihat seperti menjual. Pada dasarnya Anda sedang membangun hubungan baik dengan orang-orang. Sentuhan personal masih menjadi ‘alat’ yang ampuh untuk membangun hubungan kepercayaan.

 

Menggali Passion

Apa hubungannya passion dan menjual? Karena passion seseorang terkait dengan apa yang disukainya, tentu hal ini bisa menjadi modal penting untuk diketahui seorang penjual. Katakanlah kita akan menjual jasa konsultasi bisnis, apa yang seharusnya ditonjolkan di depan calon klien yang berupa perusahaan? Ada baiknya untuk memfokuskan pada apa yang ingin dibentuk perusahaan. Dua hal yang paling banyak dibicarakan oleh para CEO ialah budaya perusahaan dan keterlibatan karyawan.

 

Berbagi Pengetahuan

Di ranah online, jangan lupa untuk berbagi pengetahuan. Coba secara berkala Anda pun aktif melakukan posting konten positif dan menarik, misalnya quote, meme inspiratif, foto lucu, dan sejenisnya. Cari berita-berita paling mutakhir dan menyerap berbagai informasi-informasi tambahan yang relevan. Carilah cara untuk membangun sebuah hubungan kepercayaan, maka order akan mengikuti.