Sebelum Memutuskan untuk Menjadikan Bisnis Anda Autopilot

 

Bisnis yang bisa berjalan autopilot menjadi ‘daftar pencapaian’ tersendiri bagi setiap pengusaha. Tanpa pengawasan, harapannya bisnis yang dijalankan bisa lebih efektif tanpa pengawasan. Sebelum memutuskan untuk meng-autopilot-kan bisnis Anda, ada 4 hal yang menjadi perhatian utama yaitu terkait efisiensi, kecepatan, kerampingan, dan kontrol atau pengawasan.

 

Aspek Efisiensi dan Efektivitas

Dalam aktivitas bisnis, efektivitas lebih cenderung kepada aktivitas pencapaian tujuan akhir, terkait dengan output maksimum yang dihasilkan dengan sumber daya minimum. Sedangkan efisien masih memungkinkan menaruh perhatian pada proses. Dengan kata lain, efisiensi cenderung kepada melakukan sesuatu dengan cara yang benar.

Untuk mencapai efektivitas, pertimbangkan variabel yang mungkin berubah di masa yang akan datang agar bisa sukses. Efektif dan efisien memang menjanjikan keuntungan, asal keduanya dipenuhi sekaligus

 

Faktor Kecepatan

Secanggih apapun rencana yang dibuat, cara merealisasikan harus dengan cepat. Itulah mengapa setiap perusahaan memiliki orang-orang yang berperan sebagai pembuat keputusan (decision maker). Orang-orang itu biasa menentukan langkah-langkah bisnis yang perlu diambil ke depannya.

 

Faktor Kerampingan

Kerampingan yang dimaksud adalah praktik produksi yang mempertimbangkan segala macam pengeluaran sumber daya yang ada untuk mendapatkan nilai ekonomis terhadap pelanggan tanpa pemborosan. Justru pemborosan itulah yang menjadi target untuk dikurangi. Lakukan antisipasi setiap hal dan kegiatan yang memboroskan setiap bentuk sumberdaya: uang, waktu, tenaga, pikiran.

 

Pengawasan dari Pemimpin

Meskipun mewujudkan bisnis autopilot, tetap ada satu hal yang diperhatikan. Kapan harus benar-benar autopilot, kapan memberikan pengawasan, kapan meluangkan waktu memberi bekal kepada tim agar mereka bisa berjalan mandiri. Ada saatnya kehadiran pemimpin begitu dibutuhkan saat krisis, entah saat di lapangan atau di kantor pusat.

Jadi, pastikan kondisi perusahaan menjadi normal kembali, baru terapkan sistem bisnis autopilot. Ketika terjadi sesuatu yang di luar rencana, maka peran sang ‘pilot’ sangat dibutuhkan agar mampu melewati gelombang krisis dengan selamat.

Intinya, dalam bisnis autopilot, entrepreneur membuat sistem, mengujinya bersama tim, dan mengevaluasi sistem yang dibuat itu. Ingin belajar lebih banyak untuk membuat bisnis autopilot? Ikuti Seminar Bisnis “Autopilot Your Business” di Novotel Solo tanggal 29 Agustus 2018. Info lebih lanjut: 08112652244.