Sebenarnya Apa Perbedaan Efektif dan Efisien

 

Efektif dan efisien adalah dua kata yang populer digunakan oleh para CEO dan manajer di suatu perusahaan. Tapi, ternyata masih banyak yang belum memahami sepenuhnya bahwa dua kata ini bermakna yang berbeda. Untuk itu, mari kita cari tahu istilah efektif dan efisien menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Efektif artinya 1) ada efeknya (akibatnya, pengaruhnya, kesannya); 2) manjur atau mujarab (tentang obat); 3) dapat membawa hasil; berhasil guna (tentang usaha, tindakan); mangkus; 4) mulai berlaku (tentang undang-undang, peraturan);

Efisien artinya 1) tepat atau sesuai untuk mengerjakan (menghasilkan) sesuatu (dengan tidak membuang-buang waktu, tenaga, biaya); 2) mampu menjalankan tugas dengan tepat dan cermat; berdaya guna; bertepat guna.

 

Antara Proses dan Hasil

Dalam aktivitas bisnis, efektivitas lebih cenderung kepada aktivitas pencapaian tujuan akhir, terkait dengan output maksimum yang dihasilkan dengan sumber daya minimum. Sedangkan efisien masih memungkinkan menaruh perhatian pada proses.

Dengan kata lain, efisiensi cenderung kepada melakukan sesuatu dengan cara yang benar. Untuk mencapai efektivitas, pertimbangkan variabel yang mungkin berubah di masa yang akan datang agar bisa sukses.

Efektif dan efisien memang menjanjikan keuntungan, asal keduanya dipenuhi sekaligus. Ketika salah satu (apalagi keduanya) tidak dipenuhi, maka akan lain ceritanya. Perhatikan 3 keadaan ini;

 

Efektif dan Efisien

Anda suka belanja di online shop? Aktivitas ini bisa dibilang efektif dan efisien karena transaksi hanya butuh gadget dan tidak perlu buang waktu, tenaga dan bahkan biaya untuk datang ke toko untuk membeli produk yang diinginkan. Itu menguntungkan pembeli. Begitu juga dengan penjual yang lebih diuntungkan karena tidak perlu menyewa tempat untuk berjualan.

 

Efektif tapi Tidak Efisien

Contoh keadaan yang efektif tapi tidak efisien adalah pemesanan makanan dengan sistem pemesanan online. Anda yang sering menggunakan layanan ojek online pasti memahami saat di mana pesan makanan sangat mudah. Yang jadi masalah adalah ongkos kirimnya lebih mahal daripada harga makanannya. Memang efektif tapi tidak efisien jika hanya untuk konsumsi pribadi.

 

Tidak efektif tapi Efisien

Berikutnya adalah ketika sesuatu dikatakan tidak efektif tapi efisien. Misalnya Anda membeli suatu alat untuk membantu pekerjaan sehari-hari. Alat yang relatif murah dan tersedia di tempat terdekat mungkin efisien dari segi biaya dan waktu, tapi apakah efektif? Belum tentu.

 

Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi

Setelah mengetahui perbedaannya, pertanyaan berikutnya adalah bagaimana cara meningkatkan efektivitas dan efisiensi? Untuk meningkatkan efisiensi, umumnya diperlukan inovasi atau cara-cara baru yang bisa mengurangi biaya, tenaga dan waktu. sebagai contoh: periksa dulu kapan perusahaan mengeluarkan biaya atau tenaga terbesar? Lalu lihatlah hasilnya dan lakukan evaluasi secara berkala.