Membangun Citra Diri yang Positif

 

Secara langsung maupun tidak langsung, ketika kita berbuat sesuatu, maka sikap kita akan memengaruhi orang lain. Hal itu terjadi secara naluriah sejak di dalam pikiran bawah sadar manusia dan terpancar melalui pikiran dan perasaan, serta bahasa tubuhnya. Orang di sekeliling kita dapat merasakan aura kita, begitu juga sebaliknya. Kita juga bisa terpengaruh oleh mereka. Dari situlah citra diri yang positif terbentuk.

 

Di Balik Gagasan Tentang Personal Branding

Citra diri yang positif bisa diwakili dengan satu istilah yaitu personal branding. Di era digital ini kebanyakan orang tertarik dengan gagasan tentang personal branding. Ternyata personal branding di era digital bukan hanya membicarakan tentang diri kita, melainkan bagaimana kita memberikan sesuatu yang dibutuhkan oleh audiens. Bagaimana cara memberikan yang mereka butuhkan? Tentu saja kita perlu mengenali apa saja yang mereka. Pengguna media sosial dengan akun bisnis seharusnya lebih mudah paham tentang hal ini.

 

Bagaimana Internet Membantu Membentuk Citra Diri yang Positif?

Anggaplah kita semua sudah cukup familiar dengan interaksi di dunia maya. Sebagaimana halnya di dunia nyata, bersosialisasi di dunia maya pun tidak lepas dari etika. Setiap mengunggah sesuatu di media sosial, umumnya memang itulah yang ingin ditampilkan. Atau dengan kata lain: apa yang diunggah adalah sesuatu yang baik dari dirinya dan ia ingin orang lain melihat itu.

Lebih dari soal eksistensi, alangkah baiknya jika kita memiliki kepedulian dengan menciptakan konten yang sesuai dengan kebutuhan audiens. Saat membangun personal branding yang sesuai dengan passion dan dilakukan dengan konsisten, itu dapat memberikan dampak yang positif bagi lebih banyak orang.

Satu hal yang terlihat sepele dan sering diulang-ulang sebagai nasihat di era digital adalah jangan cepat menyebarkan informasi yang diperoleh melalui media sosial, kecuali terlebih dulu mengecek kebenarannya. Apa yang kita berikan menunjukkan apa yang kita miliki dan seberapa besar kita menghargai diri sendiri dan orang lain. Jadi, Anda ingin membangun personal branding yang seperti apa?