Seberapa Efektif Video Marketing

Anda pilih mana: membaca atau menonton? Ketika bicara tentang cerita fiksi, sebagian orang akan memilih menonton film daripada membaca buku. Dibanding membaca yang membutuhkan fokus yang tinggi, menonton video cenderung tidak butuh banyak energi. Bagaimana dengan marketing?

Empat tujuan utama yang kita dengar berulang adalah: keterlibatan (engagement), kesadaran merek (brand awareness), meningkatkan traffic website, menghasilkan ketertarikan, dan mendidik orang tentang produk / layanan. Inilah yang semua orang katakan tentang setiap tujuan pemasaran.

Dengan kemungkinan semua orang berbagi marketing goals mereka, kita dapat melihat bahwa konten video membantu bisnis mencapai berbagai sasaran yang berbeda. “apa tujuan pemasaran yang ingin Anda capai saat membuat konten video media sosial?” Pasalnya orang kini jarang mengonsumsi iklan, tapi mampu menonton beberapa video komersial sampai habis.

 

Konsepnya yang menghibur

Video marketing kini tidak hanya berupa video yang dipublikasikan di YouTube atau Facebook. Bisa juga berupa Instagram Stories yang hanya muncul dalam waktu maks 24 jam. Sebelum membuat video marketing, ada baiknya untuk melakukan riset terlebih dahulu agar bisa membuat konten yang tepat sesuai target audiens. Agar audiens betah melihatnya, konsepnya tentu harus menghibur dan bukan semata-mata untuk menyuruh membeli. Selain konsep yang menghibur, target seperti yang idealnya selalu diterapkan ketika membuat video marketing?

 

Meningkatkan Keterlibatan (Engagement)

Keterlibatan (engagement) adalah cara yang baik untuk terhubung dengan audiens Anda pada tingkat yang lebih jauh. Postingan dengan interaksi tinggi (like, share, komentar, dll.) juga lebih cenderung tersebar dan dilihat oleh orang lain dengan minat yang sama seperti audiens Anda yang sudah ada.

 

Membangun Kesadaran merek (Brand awareness)

Kesadaran merek (brand awareness) bukanlah sesuatu yang dapat Anda ukur, tetapi jika Anda memiliki banyak orang yang membagikan video Anda dan / atau lebih banyak orang daripada biasanya mengunjungi timeline media sosial, situs web, landing page (melalui link Anda atau tidak), Anda dapat mengasumsikan daya tarik yang membangun kesadaran merek Anda. Jangan lupa untuk memasukkan value perusahaan Anda dan call to action di akhir video.