Sepanjang perjalanan mengelola bisnis, tentunya ada proses yang menantang. Apakah Anda sudah merasakannya? Secara spesifik, di sana ada waktu yang disebut dengan fase yang rawan dalam bisnis Anda. Adapun fase yang paling rawan dalam bisnis itu adalah di tahun-tahun pertama di mana perusahaan baru mulai beridiri dan beroperasi. Pada fase itu, perusahaan diibaratkan seperti bayi yang baru lahir yang membutuhkan perhatian dan banyak pengawasan. Pada saat masih awal berdiri, ternyata banyak perusahaan yang ‘layu sebelum berkembang’, berguguran sampai gulung tikar. Menurut penelitian, ternyata di tahun-tahun pertama bisnis dibangun ada 3 dari 10 perusahaan yang gulung tikar. Berikut adalah beberapa faktor yang harus perusahaan hindari pada fase paling rawan dalam bisnis. Pengeluaran yang terlalu Besar Pengeluaran yang terlalu besar akan mengurangi stabilitas perusahaan. Khususnya ketika biaya pengeluaran yang dikeluarkan lebih besar dari pemasukan. Pengeluaran untuk sewa tempat, sewa mesin, sewa peralatan dan sebagainya yang terlalu berlebihan di tahun-tahun pertama bisnis. Banyaknya pengeluaran itu bukan hanya pada peralatan saja, tapi juga pengeluaran modal kerja yang melebihi kebutuhan perusahaan Anda. Jangan boros untuk selalu memperbaiki kantor atau toko supaya terlihat mewah, dan jangan terburu-buru merekrut staf ahli. Lalu Apa yang Harus Dilakukan? Ada beberapa hal yang perlu dijalankan pada awal perusahaan supaya perusahaan melewati fase paling rawan dalam bisnis dan dapat terus beroperasi dengan baik. Berikut adalah yang harus dilakukan; pilih tempat yang sesuai dan strategis dengan usaha Anda, pilih nama domain yang tepat jika Anda berjualan lewat internet, pentingnya Anda untuk paham voice of customer, paham akan keinginan customer, perlunya melihat riset pa, memenuhi hot market yang artinya memenuhi apa yg dibutuhka oleh pasar. Dalam hal ini ada 3 kriteria yang harus dipenuhi oleh Anda, yaitu; 1.Harga (Pricing) harus mampu bersaing dengan kompetitor. 2.Kualitas (Quality) barang harus lebih baik dari kompetitor Anda. 3. Ketepatan waktu pengiriman (Time delivery), artinya bagaimana Anda bisa mengirim pesanan produk sesuai waktu yang telah disepakati dan diharapkan customer. Untuk melewati fase paling rawan dalam bisnis Anda adalah melakukan perencanaan, monitoring dan analisis terhadap proses bisnis perusahaan Anda. Untuk itu, sangatlah penting bagi Anda seorang business owner untuk mengetahui dengan jelas waktu-waktu rawan dalam bisnis Anda supaya Anda dapat terus mempertahankan keutuhan dari perusahaan Anda tanpa mengalami masalah-masalah yang rawan dalam pertumbuhan perusahaan Anda.

Sepanjang perjalanan mengelola bisnis, tentunya ada proses yang menantang. Apakah Anda sudah merasakannya? Secara spesifik, di sana ada waktu yang disebut dengan fase yang rawan dalam bisnis Anda. Adapun fase yang paling rawan dalam bisnis itu adalah di tahun-tahun pertama di mana perusahaan baru mulai beridiri dan beroperasi.

Pada fase itu, perusahaan diibaratkan seperti bayi yang baru lahir yang membutuhkan perhatian dan banyak pengawasan. Pada saat masih awal berdiri, ternyata banyak perusahaan yang ‘layu sebelum berkembang’, berguguran sampai gulung tikar. Menurut penelitian, ternyata di tahun-tahun pertama bisnis dibangun ada 3 dari 10 perusahaan yang gulung tikar. Berikut adalah beberapa faktor yang harus perusahaan hindari pada fase paling rawan dalam bisnis.

Pengeluaran yang terlalu Besar

Pengeluaran yang terlalu besar akan mengurangi stabilitas perusahaan. Khususnya ketika biaya pengeluaran yang dikeluarkan lebih besar dari pemasukan. Pengeluaran untuk sewa tempat, sewa mesin, sewa peralatan dan sebagainya yang terlalu berlebihan di tahun-tahun pertama bisnis. Banyaknya pengeluaran itu bukan hanya pada peralatan saja, tapi juga pengeluaran modal kerja yang melebihi kebutuhan perusahaan Anda.

Jangan boros untuk selalu memperbaiki kantor atau toko supaya terlihat mewah, dan jangan terburu-buru merekrut staf ahli.

Lalu Apa yang Harus Dilakukan?

Ada beberapa hal yang perlu dijalankan pada awal perusahaan supaya perusahaan melewati fase paling rawan dalam bisnis dan dapat terus beroperasi dengan baik. Berikut adalah yang  harus dilakukan; pilih tempat yang sesuai dan strategis dengan usaha Anda, pilih nama domain yang tepat jika Anda berjualan lewat internet, pentingnya Anda untuk paham voice of customer, paham akan keinginan customer, perlunya melihat riset pasar, memenuhi hot market yang artinya memenuhi apa yg dibutuhka oleh pasar.

Dalam hal ini ada 3 kriteria yang harus dipenuhi oleh Anda, yaitu;

1.Harga (Pricing) harus mampu bersaing dengan kompetitor.

2.Kualitas (Quality) barang harus lebih baik dari kompetitor Anda.

3.Ketepatan waktu pengiriman (Time delivery), artinya bagaimana Anda bisa mengirim pesanan produk sesuai waktu yang telah disepakati dan diharapkan customer.

Untuk melewati fase paling rawan dalam bisnis Anda adalah melakukan perencanaan, monitoring dan analisis terhadap proses bisnis perusahaan Anda.

Untuk itu, sangatlah penting bagi Anda seorang business owner untuk mengetahui dengan jelas waktu-waktu rawan dalam bisnis Anda supaya Anda dapat terus mempertahankan keutuhan dari perusahaan Anda tanpa mengalami masalah-masalah yang rawan dalam pertumbuhan perusahaan Anda.

Halo sahabat bisnis!

Ada seminar hari Senin,

Tanggal 24 September 2018.

Seminar apa ya?

Align Couple For Business.

Seminar khusus suami-istri.

Seat Terbatas. Daftar Yuk!

Halo sahabat bisnis!

Ada seminar hari Senin,

Tanggal 24 September 2018.

Seminar apa ya?

Align Couple For Business.

Seminar khusus suami-istri.

Seat Terbatas. Daftar Yuk!