Walaupun Sibuk, Perhatikan Jam Tidur Anda demi Gaya Hidup Sehat

 

Jam kerja yang padat, tidak banyak kesempatan olahraga, sedikit tidur, dan makanan instan mungkin dianggap biasa. Tapi itu bisa memiliki risiko tersendiri untuk kesehatan, padahal kesehatan adalah investasi jangka panjang. Salah satu hal yang sering jadi keluhan orang-orang yang sibuk bekerja adalah jam tidur.

Konsep kesehatan masa kini tak hanya mengenal nutrisi dan olahraga sebagai sumber kesehatan, tetapi juga waktu tidur yang berkualitas. Tidur memiliki dampak besar pada pembelajaran dan memori. Ini sebabnya mengapa orang yang menderita kurang tidur memiliki kesulitan berkonsentrasi dan fokus pada tugas-tugasnya.

 

Alarm Alami Bernama Suprachiasmatic Nucleu (SCN)

Dalam tubuh kita ada alarm alami bernama Suprachiasmatic Nucleu (SCN) yang memaksa tubuh mengantuk ketika tiba saatnya waktu untuk tidur. Mengantuk menunjukkan kebutuhan akan tidur belum terpenuhi. Kantuk tentu menurunkan produktivitas.

Kondisi kurang tidur juga diketahui berpengaruh pada pemusatan perhatian dan memori jangka panjang. Kondisi ini juga bisa menyebabkan kemarahan, kecemasan, frustrasi, perilaku impulsif, kegemukan, hipertensi, stres, dan masalah mental lainnya.

 

Jam Tidur Menyesuaikan Umur

Beberapa penelitian tunjukkan bahwa kita tidur 2 jam lebih sedikit dibanding nenek moyang kita. National Sleep Foundation menerbitkan laporan yang memperbarui rekomendasi tidur untuk segala usia.  Jumlah waktu tidur yang ideal adalah sebagai berikut:

1.Bayi yang baru lahir (0-3 bulan): 14-17 jam per hari

2.Bayi (4-11 bulan): 12 – 15 jam per hari

3.Balita (1-2 tahun): 11-14 jam per hari

4.Anak pra-sekolah (3-5 tahun): 10-13 jam per hari

5.Anak usia sekolah (6-13 tahun): 9-11 jam per hari

6.Remaja (14-17): 8-10 jam per hari

7.Orang dewasa muda (18-25 tahun): 7-9 jam per hari

8.Dewasa (26-64): 7-9 jam per hari

9.Orang dewasa yang lebih tua (di atas 65 tahun): 7-8 jam per hari

 

Rekomendasi bagi orang dewasa cenderung tetap. Namun, laporan itu menambahkan dua kategori baru, orang dewasa muda dan orang dewasa yang lebih tua. Setiap orang memiliki kebutuhan tidur yang berbeda-beda, tergantung pada usia, seperti dijelaskan oleh NSF. Kemampuan tidur siang akan berkurang seiring dengan pertambahan usia.

Jika dewasa muda bisa tidur 2-3 jam di siang hari, sementara orang yang lebih tua hanya bisa tidur 20 menitan saja.

Gaya hidup dan kesehatan sangat memengaruhi kebutuhan tidur seseorang. Pergeseran pola tidur paling dirasakan oleh remaja-dewasa muda. Tidur akan lebih mudah jika kita rutin tidur teratur dengan jadwal yang kurang lebih sama.

Halo sahabat bisnis!

Ada seminar hari Selasa,

Tanggal 24 September 2018.

Seminar apa ya?

Align Couple For Business.

Seminar khusus suami-istri.

Seat Terbatas. Daftar Yuk!

Halo sahabat bisnis!

Ada seminar hari Selasa,

Tanggal 24 September 2018.

Seminar apa ya?

Align Couple For Business.

Seminar khusus suami-istri.

Seat Terbatas. Daftar Yuk!