Inilah Hal Mendasar tentang Finansial yang Perlu Dipahami sejak Dini

Diposting pada



Inilah Hal Mendasar tentang Finansial yang Perlu Dipahami sejak Dini

Bukan rahasia lagi kalau masalah finansial atau keuangan menjadi hal yang krusial dalam kehidupan manusia, apapun profesinya. Apalagi kalau bicara soal bisnis, pemahaman finansial menjadi kunci keberlanjutan bisnis tersebut. Bahkan, pemahaman finansial ini sebaiknya dimulai pada level keluarga.


Sebuah keluarga yang kokoh itu antara lain didukung oleh pemahaman finansial yang baik. Semakin dini seseorang memulai sebuah bisnis maka semakin baik. Lalu apa saja aspek mendasar tentang finansial yang perlu dipahami?

Adanya Akses untuk Mendapatkan Pengetahuan Finansial  

Ada kalanya kita jumpai orang-orang yang terjerat utang, mengalami kerugian dalam bisnis, dan berbagai hal yang tidak diinginkan. Mengapa bisa seperti itu? Sebelumnya kita perlu menyadari bahwa kita hidup di era informasi di mana sebagian besar informasi itu gratis. Nah, untuk bisa mengubah informasi itu menjadi pengetahuan, maka kita perlu pendidikan finansial.

Seperti yang diungkapkan oleh Robert Kiyosaki dalam bukunya Second Chance, sepanjang sejarah, penguasa lalim membakar buku, mengusir orang berpengetahuan yang menghalangi kekuasaan. Kalau ingin mengendalikan kehidupan orang, batasi akses mereka pada pengetahuan. Bisa dikatakan bahwa pengetahuan adalah kekuatan terbesar di bumi.

Memahami Aset dan Liabilitas

Banyak orang yang belum mengetahui apa itu aset dan liabilitas. Padahal, pemahaman tentang aset dan liabilitas ini adalah salah satu hal mendasar untuk menjadi kaya. Jika dijelaskan dalam perspektif akunting, aset adalah harta. Artinya, segala sesuat yang mengalir ke kantong kita berarti aset. Sementara itu, liabilitas adalah hutang yang harus dilunasi atau kewajiban tertentu yang harus dilakukan pada pihak lain. Liabilitas diartikan sebagai sesuatu yang dapat mengeluarkan uang dari kantong kita.

Tidak Sembarang Berhutang

Pada kondisi tertentu, hutang menjadi solusi terhadap kebutuhan-kebutuhan tertentu, misalnya modal usaha. Tapi, banyak orang yang masih mungkin terjebak hutang dalam bentuk utang konsumtif. Hutang konsumtif adalah hutang yang bertujuan untuk membiayai gaya hidup konsumtif, seperti belanja barang mahal yang nilainya terus turun. Ada baiknya hutang digunakan untuk sesuatu yang bisa menambah aset dan bukan malah untuk konsumtif.

Yang pasti, kesadaran finansial itu bukan sekadar saat kita bisa menabung atau pernah berurusan dengan transaksi perbankan. Ini juga terkait dengan bagaimana kita membuat keputusan dalam bisnis yang sedang dijalani. Ketika keputusan finansial yang diambil itu keliru, maka hal itu akan berdampak pada bisnis yang dijalani.




VIDEO (VLOG) COACH EDWIN


Jangan lewatkan menonton video dari Coach Edwin tentang Life, Spiritual dan Bisnis. Tekan tombol berikut pada video dibawah untuk memilih judul Vlog yang Anda ingin lihat.

playlist VLOG

download ebook

jadwal seminar