Saat berbicara dengan seseorang, kita mungkin lebih perhatian pada gaya rambut baru lawan bicara, lipatan kemejanya, atau mengamati kecenderungannya memilih kata-kata seperti, “Ehmm..”, “mungkin”, “tapi”, “misalnya”, dan lain-lain. padahal yang seperti itu bukankah justru membuatnya tidak nyaman?

Pastikan kalau Anda sedang menawarkan sesuatu kepada seseorang, jangan sampai membuatnya tidak nyaman.  

Jadilah Pendengar yang Tulus

Ketika Anda mulai mendengarkan, Anda sedang ‘membuka jalan’ untuk terciptanya suatu koneksi. Jauhkan hal-hal yang mengganggu dan pusatkan perhatian Anda ke dalam percakapan, serta tunjukkan perhatian dan empati dengan tulus. Usahakan untuk tidak sekadar memberi opini sepihak yang mengklaim bahwa penawaran Anda itu hebat.

Jika seseorang bercerita tentang pengalamannya, terbukalah dengan apa yang dia pikirkan atau pedulikan apa yang menjadi masalahnya. Ekspresikan perasaan Anda. Kalau perlu, biarkanlah orang lain yang menjadi target Anda itu untuk mengungkapkan ide-idenya. Siapa tahu dari ungkapan calon customer itu, Anda mendapat ide dan masukan yang bisa bermanfaat buat kemajuan bisnis yang sedang Anda jalankan dengan tim Anda.

Apapun yang dia katakan, mendengarkannya adalah hal yang paling tepat. Anda tak harus setuju dengan semua pendapatnya, tetapi cobalah untuk tidak menyela ketika dia berbicara. tidak berarti harus mengikuti semua kata-katanya. Dengarkan saja apa yang dia katakan, dan dia akan merasa Anda memang peduli padanya.

Lakukan dengan bijak

Wajar saja kalau orang di depan Anda tidak langsung menerima penawaran Anda, sebagaimana kita tahu kalau tidak ada orang yang suka dijuali. Jadi jangan sampai situasi itu menjadi alasan untuk memaksakan. Olah dulu kata-kata yang akan Anda ucapkan, tidak perlu membuat orang lain merasa malas. Akan sangat baik kalau cara Anda menyampaikan hal-hal baik dari penawaran Anda itu dilakukan dengan cara yang sopan dan bijaksana.

Kemampuan komunikasi dan menjadi pendengar yang baik adalah hal yang begitu penting untuk berbagai aspek hidup Anda, baik untuk urusan pribadi maupun urusan profesional. Untuk mengasah skill komunikasi dalam penjualann.

Jadilah Pendengar yang Tulus untuk Calon Customer

 

Ikuti seminar Hypnoselling tanggal 13 September 2017. GRATIS! Hanya tersedia kursi yang terbatas. Akan ditutup sewaktu-waktu ketika peserta sudah memenuhi kuota. Untuk para pengusaha, marketing & sales. Info lengkap hubungi 0811-265-2244.