Kata-kata dan tindakan yang dilakukan secara terus menerus akan menancap di bawah sadar dan ‘memprogram’ pikiran bawah sadar. Apakah Anda menyadari bahwa dalam hidup sehari-hari banyak sekali kata-kata yang menjadi mental block dari sekitar yang sedikit atau banyak akan memengaruhi pola pikir?

Padahal kalau bicara dampak negatif, banyak sekali hal yang menjadi dampak negatif dari mental block ini. yang paling bisa diukur adalah tentang pencapaian diri. Mental block adalah penjara bagi mental manusia, sesuai dengan artinya secara harfiah. Kondisi ini biasa muncul dalam bentuk sindrom rendah diri (inferiority complex), membanding-bandingkan dengan orang lain yang akhirnya menyimpulkan bahwa diri kitalah yang lebih sulit untuk sukses, dibanding mereka.

Jikmental block dalam dirinya tidak diatasi, maka kecil kemungkinan kualitas hidupnya bisa bisa berkembang, entah itu dalam urusan karir maupun kehidupan personalnya. Ketika mental block menyerang hidup seseorang dan tidak segera diatasi, maka dengan mudah ia menjadi orang yang pesimis.

Dalam hal ini, pesimis terlihat seperti ‘hanya’ berbahaya untuk diri sendiri, padahal tidak. Orang pesimis terhadap cita-cita yang ingin diwujudkan bisa berimbas pada pesimisme dirinya untuk berbuat lebih. Tidak hanya merasa kurang mampu berbuat baik dengan orang, justru ia mungkin berburuk sangka dan mudah curiga. Jadi apa yang harus dilakukan untuk melawan mental block

Bergaul dengan Orang-Orang yang Bersikap Positif  dan Penuh Motivasi

Diakui atau tidak, cara orang-orang di sekitar kita bersikap membentuk sikap kita juga. Mungkin pada awalnya kita tidak sepakat dengan pandangan mereka, tapi bagaimana kalau kita berinteraksi dengan mereka setiap hari? Pikiran mereka, kata-kata mereka, dan sikap mereka kita saksikan setiap hari? Tentu kita menyesuaikan, pada akhirnya jadi memaklumi. Maka dari itu kita perlu mengkondisikan diri untuk lebih banyak bergaul dengan orang-orang positif.

Tidak Cepat Puas dengan Keadaan

Anda mungkin pernah mendapatkan keberhasilan yang memuaskan. Apa yang Anda rasakan saat itu? Merasa senang dan bersyukur? Kemungkinan besar memang iya, dan memang seharusnya begitu. Tapi bersyukur berbeda dengan merasa cepat puas. Bersyukur adalah ekspresi terimakasih kepada Tuhan yang memberi karunia berupa kesuksesan, sedangkan cepat puas adalah sikap yang bisa bermakna negatif.

Mental block ini cukup bahaya untuk berbagai aspek hidup Anda, baik untuk urusan pribadi maupun urusan profesional. Tentu Anda tidak ingin kalau mental block ini berpengaruh negatif pada bisnis Anda.

 

Ikuti seminar Hypnoselling tanggal 13 September 2017. GRATIS! Hanya tersedia kursi yang terbatas. Akan ditutup sewaktu-waktu ketika peserta sudah memenuhi kuota. Untuk para pengusaha, marketing & sales. Info lengkap hubungi 0811-265-2244.

Pentingnya Mengatasi Mental Block dalam Kehidupan