Begini Karakteristik Orang yang Berprestasi dan Berpengaruh

Prestasi biasa dimaknai sebagai wujud apresiasi atas apa yang telah kita raih. Pandangan tentang prestasi berbeda pada masing-masing orang. Sebuah kemenangan dalam kompetisi tingkat nasional mungkin terlihat istimewa buat seseorang, tapi ada juga orang yang melihatnya biasa saja, apalagi ketika prestasinya itu tidak memberi pengaruh positif pada lingkungannya.

Berkontribusi dan Menolong Orang Banyak

Apapun itu, prestasi bisa bermakna sangat luas dan tidak harus selalu soal ‘menang atau kalah’. Saat seseorang berhasil mencapai kemajuan signifikan dalam berbagai bidang kehidupannya, ia bisa dianggap berprestasi juga. Setidaknya, dengan kemajuan dalam hidupnya itu, ia mendapat energi baru untuk lebih berkontribusi dan menolong lebih banyak orang.

Berprestasi adalah Kebutuhan

Coba kita tengok teori kebutuhan berprestasi yang terkenal dari McClelland. Secara umum, manusia digerakkan oleh tiga kebutuhan utama, yaitu kebutuhan pada teman (Need of Affiliation atau N. Aff ), kebutuhan pada keuasaan (Need of Power atau N.Pow), dan kebutuhan pada prestasi (Need of achievement atau N. Ach).

Khusus untuk orang yang termotivasi oleh prestasi, karakteristik umum orang yang berprestasi tinggi (high achievers) ada tiga ciri yaitu :

  • (1) Lebih tertarik mengerjakan tugas-tugas yang memiliki tingkat kesulitan tertentu, sehingga kesulitan itu menantang dirinya.
  • (2) Menyukai situasi-situasi di mana hasil kerja mereka tercapai karena upaya-upaya mereka sendiri, dan bukan karena faktor-faktor lain, seperti misalnya keberuntungan.
  • (3) Menginginkan reward atas keberhasilan mereka, tapi juga menerima umpan bali dan masukan karena kegagalan mereka.

Berprestasi sambil Berkolaborasi

Dalam berbagai bidang kehidupan, orientasi berprestasi sangat beragam. Dalam sebuah organisasi, seseorang dianggap berprestasi apabila ia mampu mencapai target-target yang ditetapkan bersama-sama. Lain halnya dalam akademik yang menilai ukuran prestasi adalah tingkat capaian peserta didik yang lebih tinggi daripada peserta didik lain.

Prestasi juga bisa diraih dengan jalan kolaborasi untuk mencapai kesuksesan bersama. Tidak hanya itu, konsep prestasi juga tetap boleh diwujudkan dalam iklim kompetisi, asalkan diiringi dengan rasa berani menerima apapun hasilnya. Bagaimanapun, iklim persaingan sehat bisa memupuk jiwa kompetitif, yang dalam level yang lebih tinggi tidak hanya menguntungkan bagi diri sendiri.

Sebagai langkah perbaikan untuk meningkatkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, sempatkan untuk melakukan evaluasi diri.

 

Ada baiknya Anda mengikuti Seminar Evaluation & Success Plan For Next dari iBizCoach pada tanggal 20 Desember 2017 di The Royal Surakarta Heritage Hotel. Informasi lengkap: hubungi 08112652244.

Pencarian Terbaru: