Perhatikan Ini Sebelum Anda Mengalami Kesalahan Strategi Bisnis

Dalam strategi marketing bisnis, produk menjadi salah satu aspek penting selain harga (price), tempat (place), dan promosi (promotion). Produk yang ditawarkan dalam bisnis adalah apa saja yang bisa ditawarkan di pasar untuk mendapatkan perhatian, permintaan, pemakaian atau konsumsi yang dapat memenuhi keinginan atau kebutuhan. Produk tidak selalu berupa barang tetapi bisa juga berupa jasa atau bisa juga gabungan dari keduanya.

Kunci meraih keberhasilan bisnis yang diminati pelanggan adalah memiliki konsep bisnis dan ide yang bagus. Tapi tahapan ini baru permulaan, sebelum bicara tentang keuntungan. Proses eksekusi ide, semua ketrampilan teknis tidak langsung bisa menjadi nilai tambah. Masih ada proses lain yang perlu dilakukan. Hal ini penting sebelum Anda mengalami kesalahan strategi bisnis.

Melakukan Riset Pasar

Pastikan Anda sudah melakukan riset produk sebelum menjualnya. Kenali produk Anda dengan baik, amati para pesaing, dan lakukan riset pasar terkait dengan produk yang Anda jual serta bagaimana cara Anda untuk bisa masuk ke target pasar tersebut. Pemahaman yang baik terhadap produk Anda serta memahami situasi pasar yang baik akan sangat membantu Anda dalam pengambilan keputusan tepat demi kemajuan bisnis yang Anda jalankan. Selain itu, lakukan evaluasi secara berkala terhadap produk yang akan Anda jual di pasaran.

Berkomunikasi Efektif dengan Pelanggan

Kemampuan komunikasi efektif menjadi hal penting lain yang perlu dimiliki pengusaha selain produk yang bagus. Dalam tahap negosiasi, seorang pengusaha memang harus lebih sabar dalam menghadapi konsumen yang kemauannya macam-macam. Penting untuk diketahui bahwa negosiasi itu tidak sama dengan manipulasi. Cukup berikan informasi yang benar dan tidak terlalu banyak mengobral janji sampai harus melakukan manipulasi kepada calon pelanggan karena pada dasarnya keduanya sama-sama membutuhkan.

Menghitung Penghasilan, Pendapatan, dan Cash Flow

Setiap bisnis yang dijalankan selalu terkait dengan pendapatan, omset, profit, dan cashflow atau aliran kas keuangan. Banyak yang menganggap kedua istilah itu sama, padahal berbeda. Pendapatan kadang disebut juga penjualan (sales). Secara sederhana pendapatan (revenue) diartikan sebagai jumlah uang yang diterima oleh perusahaan dari hasil penjualan produk yang bisa berupa barang atau jasa dari pelanggan.

Penghasilan (income) adalah istilah terkait jumlah uang yang didapat dari hasil penjualan dalam jangka waktu tertentu yang telah kurangi dengan harga pokok penjualan (HPP), beban dan biaya-biaya lainnya. Bisa dibilang kalau penghasilan (income) lebih menitik beratkan pada pengertian pendapatan bersih atau net income. Cash Flow memiliki arti arus kas atau aliran kas. Cash flow memiliki peran vital dalam suatu operasional rutin pada perusahaan.

Itulah hal yang perlu diperhatikan sebelum Anda mengalami kesalahan strategi bisnis. Untuk meningkatkan keuntungan bisnis, ada ilmu yang harus dikuasai, antara laian tentang bagaimana meningkatkan profit.

 

Nantikan seminar Profit Booster pada bulan Oktober 2017. Untuk info lebih lanjut hubungi 08112652244.