Selain Menabung, Bagaimana Mengatur Penghasilan dan Terhindar dari Hutang?

 

Sampai tahun ini, bagaimana kabar penghasilan Anda? Jujur saja, apakah Anda pernah merasakan bahwa gaji yang Anda peroleh pas-pasan? Bukan berarti tidak bersyukur dengan memiliki gaji pas-pasan, yang jelas bukan berarti hidup ini juga pas-pasan.

Banyak orang yang memiliki gaji pas-pasan tapi bisa membeli berbagai kebutuhannya. Menabung menjadi salah satu solusi untuk tetap bisa memiliki dana darurat untuk mengantisipasi masalah di kemudian hari.

 

Buat Pembagian Penghasilan Setiap Bulan

Bagaimana langkah pertama supaya keuangan aman? Mulailah dengan membagi penghasilan setiap bulan. Sebaiknya sisihkan terlebih dahulu gaji yang akan ditabung, kemudian sisanya bisa digunakan untuk anggaran lain. Khusus untuk pengeluatran wajib dan kebutuhan pokok, jenis pengeluaran ini harus menjadi prioritas sebelum untuk pengeluaran lainnya.

Tabungan bisa membantu jika ada keadaan darurat sehingga tidak perlu berutang. Dana ini juga bisa meminimalisir utang, apabila kelak ada keperluan yang mendesak maka tidak perlu berutang karena akan diambil dari dana darurat.

 

Mulai Berinvestasi

Berbagai macam keinginan dan kebutuhan di masa mendatang, menuntut Anda untuk mulai memikirkan dan mempersiapkannya mulai sekarang. Apalagi Anda mengerti bahwa investasi adalah salah satu cara yang bisa membantu Anda untuk mencapai tujuan.

Tidak perlu menjadi pakar untuk mulai berinvestasi, tetapi sebelum Anda mulai berinvestasi di produk investasi, sebaiknya mulai berinvestasi di pengetahuan terlebih dahulu. Artinya, Anda harus bersedia meluangkan waktu dan uang untuk menghadiri berbagai seminar yang memang relevan, demi memperkaya wawasan Anda tentang investasi itu sendiri. (Sumber: readersdigest)

 

Membuat (Penghasilan Pasif) Passive Income

Dengan penjelasan yang sederhana, passive income adalah penghasilan yang didapat tanpa harus bekerja setiap hari. Passive income bisa didapat dari royalti dari hak cipta, rumah yang disewakan atau jadi tempat kost, saham-saham yang menghasilkan deviden, reksadana, usaha-usaha yang menghasilkan. Mana yang jadi pilihan Anda?

Hanya saja, tiap orang memerlukan modal untuk mendapatkan passive income itu. tidak sedikit karyawan yang belum memiliki modal besar untuk membeli aset sumber penghasilan pasif.

Oleh karena itu, bagi para karyawan lebih baik fokuslah untuk memiliki penghasilan investasi terlebih dahulu. Jika sudah mendapat peluang untuk memiliki aset, segeralah miliki aset yang sesuai, agar total penghasilan bertambah.