Menjadi Entrepreneur Perfeksionis, Kenali Plus Minusnya

Diposting pada



Menjadi Entrepreneur Perfeksionis

 


Setelah memutuskan untuk memulai bisnis, seorang entrepreneur akan menyusun rencana bisnis dan mencari masukan dari mentor, coach bisnis, dan rekan terpercaya lainnya. Beberapa entrepreneur akan menghargai masukan dari orang lain dan akan ‘memodifikasi’ rencana bisnis mereka dan mengimplementasikannya. Beberapa yang lain sangat yakin dengan idenya sendiri.

Agar cepat dilihat hasilnya apakah bisa lanjut apa tidak. Menyusun rencana juga dilakukan dengan cepat, misalnya saat peluncuran. Tapi ada sebagian orang yang menunda peluncuran resmi bisnis atau program mereka hingga terasa ‘sempurna’, padahal secara realistis kemungkinan tidak akan pernah terjadi. Situasi begini sangat mudah dipahami pribadi yang perfeksionis.

 

Menjadi entrepreneur perfeksionis, harus bagaimana?

Perfeksionis sering percaya pepatah lama “Jika Anda ingin itu dilakukan dengan benar, lakukan sendiri,” dan itu tidak berfungsi dengan baik ketika Anda mengelola karyawan dan bisnis Anda sendiri.

Tidak ada yang salah jika seseorang memiliki standar yang sangat tinggi untuk dirinya dan bisnisnya. Dia harus melakukan semua pekerjaan, bahkan jika itu berarti bekerja 18 jam sehari. Hanya saja kalau terlalu terobsesi dengan setiap kesalahan kecil bukankah itu justru meningkatkan kecemasan dan buang-buang waktu juga.

Karena terobsesi pada kesempurnaan, entrepreneur yang perfeksionis justru kehilangan peluang untuk menjual, membangun basis pelanggan, membantu lebih banyak orang dan menyesuaikan rencana bisnis saat ia berjalan dan mencapai kesuksesan yang lebih besar.

 

Kurangnya keseimbangan menyebabkan kelelahan

Berusaha terus menerus untuk kesempurnaan menyebabkan stres dan kemungkinan besar jam kerja yang berlebihan diperlukan untuk memenuhi harapan. Ini dapat mengakibatkan perfeksionis terus meningkatkan waktu kerja mereka, menyisakan sedikit ruang untuk kegiatan sosial atau waktu keluarga, menghilangkan kemungkinan keseimbangan kehidupan kerja.

Jika Anda seorang perfeksionis dan ingin menjadi entrepreneur, mungkin sebaiknya Anda memikirkan rencana bisnis Anda dan memastikan Anda memiliki pandangan yang tepat kepada lingkungan sekitar Anda di dalam bidang yang Anda kerjakan. Bersikap realistis tentang apa yang dapat Anda capai, sambil menjaga kesehatan dan keseimbangan hidup Anda.

Bagaimanapun, ‘selesai’ lebih baik daripada sempurna. Jika situasi ‘sempurna’ menurut versi Anda tidak berlangsung semestinya, bisa menjadi waktu untuk beralih ke mentalitas ‘sudah, lakukan saja’, menyelesaikan lebih banyak, dan memiliki lebih banyak waktu untuk diri sendiri juga, ketika Anda mengembangkan bisnis Anda.




VIDEO (VLOG) COACH EDWIN


Jangan lewatkan menonton video dari Coach Edwin tentang Life, Spiritual dan Bisnis. Tekan tombol berikut pada video dibawah untuk memilih judul Vlog yang Anda ingin lihat.

playlist VLOG

download ebook

jadwal seminar