Bagaimana Menyikapi Kekurangan Pasangan setelah Membuat Komitmen Dengannya?

 

Setiap orang yang datang di kehidupan Anda tentu memberikan pengaruh tertentu pada diri Anda, entah kecil atau besar. Semakin dekat dengannya, maka pengaruh itu juga makin besar.

Pengaruh mereka bermacam-macam. Mulai dari kesan pertama, inspirasi, dorongan untuk berbuat sesuatu, peningkatan kemampuan diri, pengingat tentang suatu hal yang seharusnya dihindari, dan masih banyak lagi.

Kadang pertemuan dengan orang yang hanya dalam hitungan menit bisa mengubah hidup. Satu di antara teman yang meninggalkan kesan dalam kehidupan Anda itu, bisa jadi ada yang akhirnya menjadi pasangan untuk seumur hidup.

 

Komitmen dan Tanggung Jawab

Ibaratnya pondasi sebuah bangunan, komitmen itu menjadi dasar yang memperkuat segala hal di atasnya. Artinya, dengan komitmen yang kuat, hubungan yang dibangun tidak akan mudah goyah dengan gangguan apapun dari luar.

Bersama siapapun, hidup berpasangan berarti siap menjadi rekan yang saling mendukung dan saling membutuhkan. Komitmen adalah hal yang sangat dibutuhkan dalam meraih kesuksesan dalam hal apapun, termasuk hubungan. Komitmen tentu bukan hanya soal cara untuk saling mengikat janji setia ketika mencintai satu seseorang. Komitmen bukan sekedar setia namun juga mau mengalah dan menerima apa yang diinginkan pasangan anda demi menjaga hubungan.

Semua orang bisa dengan mudahnya mengucapkan sebuah komitmen, tapi tindakanlah yang akan membuktikan sebuah komitmen. Komitmen tidak lepas dari sebuah sikap dan tanggung jawab untuk menjaga hubungan tetap berjalan, termasuk saat menyadari adanya kekurangan pasangan maupun diri kita sendiri.

 

Komitmen Bisa Memperbaiki Kekurangan

Sebuah hubungan terjalin dengan sangat baik bukan karena masing-masing pihak memang mencintai pasangannya sekalipun ia memiliki kekurangan. Tapi sebentar, bagaimana kalau kekurangan itu bukan suatu hal permanen alias masih bisa diperbaiki?

Bagaimana bisa ‘mencintai’ suatu hal yang dianggap kekurangan padahal menghambat hubungan itu sendiri? Tidak masalah ketika berusaha menerima kekurangan pasangan dengan lapang dada, tapi bukankah lebih menyenangkan kalau sama-sama memperbaiki kekurangan itu?

Jangan mencoba untuk mengubah pasangan menjadi seseorang yang Anda inginkan. Setiap orang pasti memiliki kecenderungan tersendiri dalam menjalani hidup, kecenderungan seseorang bisa sangat berbeda satu sama lain.

Efeknya tentu tidak sama dalam suatu hubungan. Namun  pada intinya semuanya sama yaitu menginginkan hal-hal baik, dan semua kebaikan itu bisa diraih apabila orang tersebut memiliki komitmen yang kuat.

Halo sahabat bisnis!

Ada seminar hari Selasa,

Tanggal 24 September 2018.

Seminar apa ya?

Align Couple For Business.

Seminar khusus suami-istri.

Seat Terbatas. Daftar Yuk!

Halo sahabat bisnis!

Ada seminar hari Selasa,

Tanggal 24 September 2018.

Seminar apa ya?

Align Couple For Business.

Seminar khusus suami-istri.

Seat Terbatas. Daftar Yuk!