Mulailah Melakukan Hal-hal Berikut Jika Ingin Rezeki Anda Menjadi Berkah

Apa kabar kehidupan Anda hari ini? Apakah Anda sudah mencapai keberhasilan pada setiap usaha Anda di berbagai bidang? Apapun profesi yang Anda jalani, tidak lain tujuannya adalah mencapai sukses. Umumnya masyarakat memahami bahwa orang disebut sukses ialah ketika cita-citanya berhasil terwujud. Pernahkah Anda bayangkan bahwa cita-cita dan harapan manusia itu selalu berkembang. Manusia selalu mengharap lebih banyak.

Bagaimana Standar Kesuksesan yang Benar?

Hawa nafsu duniawi akan terus mendorong untuk mendapatkan lebih dan lebih lagi. Jika itu yang menjadi standar sukses, hati-hati terjebak dalam kesuksesan semu. Sukses yang menjadi standar umum masyarakat antara lain adalah mobil, rumah, reputasi, banyaknya warisan, dan sebagainya. Padahal itu tidak akan cukup untuk memenuhi semua keinginan. Anda pun pasti paham kalau kebutuhan itu beda dengan keinginan. Karena itu, jalani kehidupan sesuai kemampuan untuk memenuhi kebutuhan.  

Rezeki yang Berkah

Tidak dipungkiri, selama kita hidup maka selama itu pula Tuhan memberikan rezekiNya. Rezeki yang berkah ialah rezeki yang mendatangkan kebaikan-kebaikan. Semakin bertambah rezeki yang berkah, maka bertambah pula kebaikan yang menyertainya. Bisa dilihat dari kehidupan seseorang yang memperoleh rezeki yang berkah tersebut, baik dari aspek spiritual maupun sosial. Keberkahan muncul karena sikap istiqomah dalam hidup, adanya interaksi sosial, dan jalinan kehidupan yang harmonis.

Bagaimana Ciri-Ciri Rezeki yang Berkah?

Rezeki yang berkah mendatangkan ketenangan dalam hidup yang merupakan bentuk kebahagian non materi. Yang perlu utk selalu kita sadari adalah: pastikan diri kita selalu bersyukur karena rasa syukur bisa menjadi sebab keberkahan atas rezeki yang kita dapatkan. Berikut ini adalah tanda rezeki yang berkah;

1.Diperoleh dengan cara yang halal.

2.Ditunaikannya Zakat, Infak dan Sedekah

3.Membelanjakan rezeki yang sedang-sedang saja.

4.Disikapi dengan amanah.

Lalu bagaimana Membelanjakan Rezeki? Selain dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pribadi, kita bisa alokasikan untuk kepentingan yang lebih luas. Kita bisa membiasakan diri untuk bersedekah, dipinjamkan ke saudara atau rekan yang sedang membutuhkan, diinvestasikan ke sesama  untuk mengembangkan usaha. Pada intinya tujuannya adalah agar potensi rezeki kita lebih maksimal.

Tidak Diukur dari Seberapa Banyak Harta yang Kita Punya

Rezeki bukan hanya soal harta. Karena itulah, kesuksesan hidup kita tidak diukur dari seberapa banyak harta yang kita punya atau bahkan seberapa tinggi jabatan yang kita jalani sekarang. Keberkahan rezeki kita tercermin dalam peningkatan hal-hal baik yang kita jalani setiap hari. Ukuran keberhasilan manusia sejatinya adalah sejauh mana ia bisa memberi manfaat bagi orang lain. Semakin bermanfaat bagi lingkungan, semakin dicintai oleh Sang Pencipta.