Nilai Plus Kepribadian Introvert yang Perlu Dipahami oleh Setiap Entrepreneur

Seorang business owner tidak terlepas dari kemampuan teknis terkait bisnisnya, meskipun tidak harus secara mendalam. Bahkan, ada yang bilang kalau entrepreneur perlu memiliki kapasitas ganda mulai dari sales dan marketing, finansial, leadership, manajemen serta public speaking.

Mengingat sifat bawaan orang berbeda-beda, ada yang cenderung terbuka ada yang tertutup, ada yang suka mendengar ada yang suka bicara. Ada yang ekstrovert ada yang introvert. Bagaimana dengan orang introvert, bagaimana ketika mereka menjadi entrepreneur?

 

Mitos Seputar Introvert

Introvert adalah kecenderungan untuk berkonsentrasi pada ‘dunia’ di dalam pikirannya. Mereka suka berpikir dan menjelajahi pikiran dan perasaannya sekaligus. Mereka cenderung meningkatkan energi dirinya dengan menyendiri. Sekitar 25-40% populasi manusia adalah introvert. Khususnya untuk keterkaitan sifat introvert dan pemalu, mitos yang banyak berkembang adalah orang introvert itu pasti pemalu dan semua orang pemalu itu introvert. Padahal tidak selalu begitu, meskipun kadang dari luar ciri-ciri mereka sama.

 

Apakah Introvert = Pemalu?

Rasa malu adalah ketakutan akan penilaian yang negatif dari orang lain. Sedangkan introvert adalah pilihan seseorang untuk tetap tenang. Seorang yang introvert juga lebih suka memilih tempat yang tenang. Apalagi untuk kaitannya dengan sensitivitas, karakter itu tidak selalu menempel sekaligus pada diri seseorang.

Susan Cain, penulis buku ‘Quiet: The Power of Introverts in a World That Can’t Stop Talking’ mengatakan kalau banyak orang introvert yang tidak punya sifat pemalu. Mereka percaya diri dan nyaman di antara orang lain. Seorang ekstrovert yang cenderung menyukai berada di antara orang-orang juga bisa sensitif. Selain gampang tersentuh dengan suatu hal, mereka juga membutuhkan waktu dan suasana yang nyaman untuk memulihkan dirinya.

Hal tersebut bukan soal benar atau salah. Dan juga tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk dibanding yang lain. Masing-masing memiliki sisi positif dan negatifnya. Itu hanya soal pilihan sikap yang dibutuhkan sebagai bentuk reaksi untuk menghadapi keadaan atau orang-orang.

 

Entrepreneur dengan Pribadi Introvert

Dengan kemampuan terbaiknya yang terasah, introvert tidak ada masalah untuk public speaking, berinteraksi dengan dunia luar, dan khususnya menekuni bidang entrepreneur. Hanya saja, pada titik tertentu, ini adalah tentang kecenderungan untuk memulihkan energi diri, apakah dengan menyendiri sejenak, atau dengan berkumpul dengan lebih banyak orang.  

Bagi Anda introvert yang menekuni bidang entrepreneur, fokuskan upaya Anda pada apa yang Anda kuasai. Tidak seharusnya fokus pada cara kerja orang-orang ekstrovert. Fokus saja pada semua hal hebat yang bisa Anda lakukan yang lebih baik daripada yang dilakukan oleh orang ekstrovert.