Mengubah Pandangan Anda tentang Entrepreneurship

 

Richard Branson, salah satu entrepreneur Inggris yang sering jadi panutan di banyak buku motivasi itu pernah mengatakan bahwa “For my very first day as an entrepreneur, I’ve felt the only mission worth pursuing in business is to make people’s lives better”. Bahwa sejak awal membangun bisnis adalah ingin memberikan manfaat untuk lingkungan di sekitarnya agar bisa mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik.

 

1. Entrepreneur Sejati Bersifat Murah Hati

Sebagian orang mungkin akan berpikir urusan teknis dalam bisnis tentang bagaimana menarik pelanggan sejak pandangan pertama, bagaimana membuat logo, tagline, kemasan, atau desain halaman website produk. Kenyataannya, hampir semua orang kaya di dunia juga merupakan orang-orang dermawan yang tidak tanggung-tanggung dalam berbagi. Dalam  banyak kesempatan, membantu orang lain yang membutuhkan itu bisa memberi kebahagiaan tersendiri. Masih ada beberapa hal kecil yang akan mengubah pandangan Anda tentang entrepreneurship. Apa saja?

 

2. Berhenti Kerja Sendiri

Mungkin Anda cukup familiar dengan quote ini: “The true leaders don’t create followers. They create more leaders”, karena aktivitas bisnis tidak bisa dilakukan sendiri. Ketika membangun sebuah perusahaan pastikan Anda bisa mendelegasikan kepada tim Anda. Tujuan creating leaders adalah mengedukasi tim agar lebih amanah dalam  Anda bisnis Anda auto pilot. Saat Anda tidak ada, bisnis Anda tetap berjalan.

 

3. Hubungan Interpersonal yang Baik

Bisnis adalah tentang orang-orang yang terlibat di dalamnya. Di balik bisnis besar adalah kerjasama manusia di belakangnya. Hubungan  antarmanusia (interpersonal) menjadi poin penting dalam pengembangan karakter entrepreneur. Mengapa hal ini menjadi penting? Dalam berbisnis selalu dituntut untuk memenuhi kebutuhan orang yang menjadi konsumennya. Setidaknya, entrepreneur menempatkan di posisi sebagai konsumen.

 

4. Mindset Seimbang

Mengapa perlu mengerjakan usaha secara seimbang? Karena ketika Anda hanya fokus dengan bisnis, bagaimana dengan keluarga Anda yang membutuhkan perhatian. Nah, ketika Anda fokus kepada keluarga, ingat bahwa hidup Anda dan keluarga juga butuh biaya. Keseimbangan juga berlaku untuk diri Anda sendiri, khususnya kepada kesehatan Anda. Mencintai pekerjaan itu penting, tapi jangan sampai lupa merawat diri. Dengan bekerja dengan seimbang, Anda tentu lebih bisa menikmati hari tua. Itulah mindset pengusaha yang tidak dimiliki orang kebanyakan.

 

5. Stop Berkompetisi

Inilah cara bijak untuk menghadapi persaingan. Cara untuk menjadi lebih unggul dibandingkan dengan orang lain, tidak harus dengan ‘mengecilkan’ orang lain, melainkan dengan ‘memperbesar’ diri kita, misalnya dengan meningkatkan kualitas produk atau layanan yang bisa diberikan.