Faktor Kreativitas dan Intuisi

 

Demi hasil terbaik untuk serangkaian proses selling, kita butuh suatu hal yang kadang kurang diperhatikan yaitu kreativitas. Tujuannya adalah agar bisa berpikir di luar kotak (outside the box) dan menemukan hasil yang unik. Kita kemudian akan melihat bagaimana kemampuan untuk menciptakan solusi baru itu mampu memengaruhi kemampuan selling yang dijalankan.

Meski banyak orang berpikir tentang kreativitas sebagai kemampuan untuk melukis,  bermusik, membuat benda kerajinan, atau produk seni lainnya, kenyataannya, kreativitas didefinisikan sebagai kemampuan untuk menghasilkan dan mengenali ide-ide baru yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah. Untuk menjadi kreatif, kita harus dapat melihat hal-hal dengan cara baru atau dari perspektif yang berbeda.

Kreativitas dalam aktivitas tawar menawar dengan customer berarti tentang bagaimana kita memahami persoalan yang dinamis dan juga inisiatif mengambil sikap, agar terhindar dari kejenuhan. Kadang juga berlaku saat kita perlu kreatif dalam membuka penawaran.

 

Saat Intuisi Bekerja

Jika kita mencari titik temu antara kreativitas dan strategi selling efektif, kita akan lebih banyak membicarakan intuisi, yaitu saat kita menghadapi beberapa pilihan dan kemudian bisa langsung memilih, tanpa berpikir panjang. Meskipun begitu, sikap yang diambil bukan berarti gegabah dan terburu-buru.

Inilah saat intuisi bekerja di mana ia muncul dan memberi ide-ide terkait apa yang harus kita lakukan. Apa itu intuisi? Jika melihat definisi dari oxforddictionaries.com, intuition (n.) : The ability to understand something instinctively, without the need for conscious reasoning. Kemampuan untuk memahami sesuatu secara naluriah, tanpa perlu ‘alasan sadar’ atau tanpa didahului dengan analisis yang disengaja.

Intuisi juga berasal dari informasi atau pengalaman yang pernah Anda alami sebelumnya, yang mana informasi tersebut berada di alam bawah sadar Anda. Untuk menjembatani kesenjangan (gap) antara bagian sadar dan tidak sadar dari pikiran kita, kuncinya ada pada pengalaman. Ketika intuisi bekerja, maka kita cenderung bersikap dengan dorongan alam bawah sadar.

Demikian juga saat memutuskan sesuatu, keputusan yang muncul seolah tanpa harus dipikirkan dengan serius, tanpa harus mengingat kejadian yang pernah terjadi, tiba-tiba muncul begitu saja. Setiap orang memiliki intuisinya masing-masing, walau tidak semua orang percaya dengan intuisinya. Menggunakan intuisi dapat menjadikan Anda pemimpin yang lebih efektif dalam urusan bisnis Anda. Jadi, apa kata intuisi Anda?