Mengatur Prioritas Ketika Semuanya Terasa Penting

Seperti apa perasaan yang Anda miliki ketika Anda mencoba untuk menangani tugas-tugas Anda sesuai dengan prioritas, tetapi rasanya seperti semuanya penting? Tidak perlu merasa terlalu kewalahan. Ini adalah masalah yang dihadapi setiap orang, dan meskipun tidak mudah untuk menangani berbagai prioritas dan tanggung jawab yang datang silih berganti, itu bukan hal yang tidak mungkin.

Diringkas dari lifehacker.com, ini adalah trik berguna yang dapat membantu Anda mengelola beban kerja Anda di kantor, di rumah, bersama keluarga Anda, atau dengan teman-teman Anda. Inilah cara Anda menerapkan beberapa teknik tersebut ke kehidupan sehari-hari Anda.

 

Pertama, Jawab Pertanyaan: Apakah Memang Semuanya Sangat Penting?

Bahkan jika segala sesuatu di depan Anda terkesan sama pentingnya, Anda masih perlu cara untuk memilah mana yang sekiranya  paling menghabiskan waktu Anda, dan bagaimana Anda membagi waktu Anda. Pertanyaan pertama yang harus terjawab adalah apakah semuanya benar-benar sama pentingnya?

Anda bertanggung jawab atas pekerjaan Anda sendiri, dan tidak ada yang akan memberitahu Anda bahwa mencadangkan data pekerjaan Anda lebih penting sekarang, daripada—misalnya—mengecat rumah. Di rumah, terkadang Anda hanya perlu memilih sesuatu dari daftar yang harus dilakukan dan mulai membangun momentum.

 

Mulailah dengan tanggal jatuh tempo

Selanjutnya, mulailah dengan tanggal jatuh tempo. Pertimbangkan berapa banyak usaha yang Anda perlukan untuk dimasukkan ke dalam masing-masing, dan berapa banyak masukan yang Anda butuhkan dari orang lain, dan mencari tahu apa yang harus Anda kerjakan sekarang (atau apa yang seharusnya sudah Anda mulai, dalam beberapa situasi).

Jika Anda memprioritaskan tugas yang melibatkan orang lain, seperti keluarga, teman, dan rekan kerja, bicaralah dengan mereka. Cari tahu dari mereka ketika mereka membutuhkan bantuan Anda.

 

Dapatkan Bantuan dari Keluarga, Teman, dan Rekan Kerja

Bisakah Anda menyelesaikan lebih cepat jika ada orang lain mengerjakannya untuk Anda? Bagaimana jika seorang rekan dalam tim dapat mengambil bagian dari pekerjaan itu dari tangan Anda dan Anda dapat mengambilnya nanti? Mungkin ada program atau aplikasi yang dapat mengotomatisasi proses untuk Anda.

Tujuan Anda, yang mana pun yang Anda pilih, adalah untuk menyingkirkan kemungkinan Anda untuk membuang-buang waktu dan memutuskan apa yang akan dikerjakan selanjutnya, bahkan ketika Anda memiliki banyak hal di depan mata Anda.