Apapun jenis bisnis yang Anda jalankan, bukankah ini yang Anda inginkan? Pertama, produk yang terjual meningkat. Kedua, loyalitas pelanggan terhadap brand Anda meningkat. Ketiga, nama baik bisnis Anda makin bagus karena pelayanan yang makin bagus, dan yang keempat hubungan dengan pelanggan semakin baik.

Lalu apakah yang Anda lakukan selama ini sudah membuat keinginan itu terwujud? Atau justru Anda masih melakukan strategi pemasaran yang kurang efektif.

Fokus pada Tujuan Jangka Panjang

tahukah Anda cara promosi dengan merayu prospek langsung agar mereka membeli itu adalah taktik yang sifatnya jangak pendek. Beda dengan proses pendekatan dengan proses mengedukasi mereka terlebih dahulu sehingga mereka melihat apa untungnya produk yang ditawarkan itu untuk hidup mereka. Membuat promosi dalam konten yang bermanfaat. Seiring dengan waktu mereka teredukasi hingga akhirnya membeli, itulah strategi jangka panjang.

Pastikan konten benar benar bermanfaat. Bukan tips tips murahan yang terlalu mainstream, tidak unik, banyak berserakan di pasaran, atau bahkan sama sekali tidak bermanfaat untuk prospek. Misalnya saat Anda menjual jas hujan model jaket dan celana, pancing konsumen untuk merasa butuh dengan edukasi tentang bahaya jas hujan kelelawar.

Kuasai Teknik Self Marketing

Self marketing di sini berarti menjual diri dalam konotasi positif. Ini penting untuk membuat seorang penjual tidak perlu mengejar-ngejar calon pembeli karena mereka sudah mengenal kredibilitas Anda dan produk Anda. Self marketing ini tidak akan merendahkan Anda sebagai penjual, karena calon pembeli yang akan aktif mendatangi Anda. Bahkan, mereka tidak akan merasa terganggu, justru akan senang berbicara panjang lebar dengan Anda.

Ketika Anda menjual suatu barang, pastikan Anda mengetahui seluk beluk yang dijual, sehingga Anda terlihat sebagai seorang ahli di mata calon pelanggan, dan ini membuat Anda tidak perlu membual dengan menawarkan harapan-harapan yang tidak realistis bagi konsumen.

Pelajari Teknik Penjualan yang Efektif

Seperti misal tiba-tiba rumah Anda kedatangan tamu penjual alat masak yang memaksa demo, sedangkan Anda sedang ingin beristirahat bersama keluarga. Bayangkan Anda di posisi sales tersebut. Prinsipnya cukup sederhana, dari sekian ratus orang yang diprospek, ada sekian persen yang akan mau yang mau membeli.

Bagaimana kalau target sales tidak tercapai, Anda harus mencari target lebih banyak lagi, dan bukankah itu sangat melelahkan. Sebisa mungkin lakukan riset tentang teknik-teknik penjualan yang tingkat keberhasilannya sangat minim.

Pastikan Anda sebagai pebisnis punya strategi untuk menawarkan dengan cara yang menarik mereka, bukan malah sebaliknya. Ingin tahu bagaimana cara menjual tanpa bualan?

 

Nantikan seminar Hypnoselling dari i.BizCoach pada tanggal 13 September 2017.  Info lengkap hubungi 081-265-2244.