Sampai Kapan Anda akan Menjadi Karyawan

Apakah Anda memiliki cita-cita berwirausaha? Sebagian orang bercita-cita menjadi wirausahawan karena alasan fleksibilitas jam kerja dan penghasilan yang diperoleh. Tapi, memilih jalan wirausaha bukan tanpa risiko, sehingga harus diakui bahwa tidak semua orang tua mempercayai niat anak yang ingin menjadi pengusaha.

Alasan yang utama adalah soal status. Orang tua ingin status anaknya jelas dan penghasilannya stabil.

Anak-anak muda banyak yang terdorong untuk jadi pengusaha karena menjadi pengusaha dipandang lebih baik daripada jadi karyawan. Semua orang yakin bahwa lebih baik untuk bisa memberi upah kepada orang lain daripada terus-terusan menerima upah. Faktor apa saja yang seharusnya dipertimbangkan?

 

Menyiapkan Mental dan Skill

Seorang pengusaha harus mempunyai visi dan misi, gagasan yang cemerlang, kemampuan manajemen yang baik, dan memiliki tanggung jawab yang besar terhadap tim. Masalah mental juga perlu dipersiapkan karena wirausaha bukan hanya soal keuntungan yang menjanjikan, bukan berarti bebas risiko, karena itu mental yang tangguh perlu dipersiapkan. Masalah skill juga tidak kalah penting. Untuk memulai wirausaha, gunakan kemampuan Anda, pengetahuan soal bidang usaha yang akan digeluti, serta koneksi yang Anda miliki untuk membangun usaha yang sukses.

 

Memperkuat Motivasi Internal

Sebuah pertanyaan penting sebelum Anda berhenti jadi karyawan dan memilih wirausaha adalah: apa yang sebenarnya Anda inginkan? Jika jawabannya adalah karena Anda hanya sedang bosan bekerja dan ingin keluar, maka jawaban itu tidak cukup. Coba gali lagi apa yang Anda ingin wujudkan dan lakukan cara untuk mencapai cita-cita Anda tersebut.

 

Menemukan Kebutuhan Konsumen

Untuk menemukan kebutuhan konsumen, coba cari informasi tentang apa yang mereka butuhkan sekarang? Apa yang akan mereka butuhkan dalam waktu setahun mendatang? Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut akan membantu Anda menemukan apa yang layak ditawarkan ke konsumen.

 

Kuncinya Pada Mindset

Selain faktor teknis, yang satu ini juga tak kalah penting. Apakah Anda sudah memiliki mindset dan bertindak layaknya seorang pengusaha? Atau mungkin hanya tampilan luar saja yang ingin terlihat sebagai seorang pengusaha tapi mindset Anda masih seperti seorang karyawan. Apapun kelebihan menjadi pengusaha, sebenarnya tidak ada yang lebih baik entah itu menjadi pengusaha atau karyawan, karena pengusaha tidak pernah sukses tanpa dukungan karyawan yang loyal.