Bagaimana Cara Menanamkan Semangat Entrepreneurship pada Anak

 

Pemahaman tentang entrepreneurship bisa makin berkembang seiring dengan bertambahnya usia.tapi usia saja tidak menentukan. Ada faktor kesiapan lain yang dibangun sejak awal, lebih tepatnya sejak usia anak-anak. Ya, ada cara yang bisa dilakukan untuk menanamkan semangat entrepreneur pada anak.

Lalu apa pentingnya menanamkan semangat entrepreneurship pada anak? Tentunya ini sangat penting karena berguna bagi perkembangan karakter serta mental anak agar mandiri. Seperti disadur dari ciputrauceo.net, bagaimana cara menanamkan semangat entrepreneurship pada anak?

 

1.Ajak Mereka Membuat Dream Board

Dream board bisa jadi gambaran masa depan yang mereka inginkan. Membuat daftar goal yang ingin mereka capai bisa membuat mereka lebih terarah dalam menjalani kehidupannya menuju dewasa. Bukan hanya goal besar yang dibuat setahun sekali, tapi bisa dibuat setiap pekan.

Misalnya, untuk anak seusia 7 tahun, dalam sepekan ini, ia bisa mandi sendiri, berani tidur sendiri, bisa cuci piring, dan lain-lain. Hal seperti ini bisa membuat mereka mampu memimpin diri sendiri, sebelum nantinya memimpin tim yang lebih banyak.

 

2.Melatih Anak Menghitung Keluar Masuknya Uang

Agar ke depannya mereka bisa mengatur finansialnya dengan lebih baik, poin ini perlu dilatih sejak awal. Penting bagi kita untuk melatih anak-anak tentang dari mana uang datang dan ke mana saja uang dibelanjakan. Ajarkanlah mereka  menabung dan menghitung keluar masuknya uang saku mereka. Jangan lupa berikan apresiasi kepada mereka ketika mereka berhasil melakukannya.

 

3.Melatih Anak Berkomunikasi di Dunia Nyata

Tidak dipungkiri, kemajuan teknologi gadget telah memudahkan berbagai urusan. Anak-anak pun tak asing lagi dengan gadget. Jika kurang tepat penggunaannya, kemajuan teknologi telah perlahan mematikan kemampuan tersebut.

Maka, ajaklah anak Anda untuk sering berkomunikasi langsung dengan orang-orang di sekitarnya.Mengapa penting untuk berkomunikasi di dunia nyata? Karena saat dewasa dan menjadi entrepreneur, yang kita hadapi bukan layar gadget atau monitor, tapi manusia. Jadi, kemampuan interpersonal sangat dibutuhkan untuk menjadi entrepreneur sukses.

 

4.Mengajarkan Anak Promosi Kreatif

Saat sedang jalan-jalan misalnya, ajak anak untuk mengamati billboard, iklan di televisi, brosur, dan lain-lain. Ajaklah mereka untuk berdiskusi, kesan apakah yang ia dapatkan ketika melihat iklan-iklan tersebut. Itu bisa memancing kreativitas mereka. Yang terpenting, kunci dari entrepreneurship bukan hanya daya kreatif maupun inovatif, namun kegigihan.