Bagaimana Tips Mengerjakan Aktivitas Lebih Banyak Tanpa Merasa Sibuk?

Diposting pada

Bagaimana Tips Mengerjakan Aktivitas Lebih Banyak Tanpa Merasa Sibuk

 

“Lebih banyak lebih baik” sepertinya sudah menjadi sebuah narasi yang kuat pada budaya kita tentang apa yang mesti kita buat atau berikan. Lalu kita bertanya-tanya: bagaimana tips mengerjakan aktivitas lebih banyak tanpa merasa sibuk?

 

Bagaimana Agar Berhenti Merasa Sibuk?

Pada saatnya kita merasa sibuk atau memang benar-benar sibuk, terlepas dari seperti apa esensi dari yang kita lakukan. Coba memetakan aktivitas kita. Keluarkan selembar kertas dan tulis semua hal yang berputar-putar di kepala Anda. Meletakkan semuanya di atas kertas bisa memberi Anda perspektif baru.

Setelah menulis banyak hal, ternyata yang membuat kita sibuk itu; 1.daftar hal-hal yang memuaskan diri sendiri tapi bukan apa yang benar-benar perlu dilakukan, atau 2.daftar harapan yang tidak realistis yang mencerminkan prioritas orang lain. Lebih baik tetapkan jangka waktu untuk daftar prioritas Anda (misal: harian, mingguan, bulanan), dan fokuskan tiga item harian yang benar-benar penting untuk Anda.

 

Menyesuaikan dengan Ritme Diri Anda

Perhatikan baik-baik bagaimana Anda menggunakan waktu, kemudian memilah-milah hal besar dan kecil, yang dapat Anda lakukan untuk menjadi lebih baik. Ternyata daftar ‘yang tidak harus’ ini sama berharganya dengan daftar ‘yang harus’ dilakukan. Buat daftar cepat hal-hal yang tidak akan Anda lakukan dan patuhi itu.

Menentukan ‘pos’ mana yang harus diubah, menyesuaikan dengan ritme diri Anda sendiri. Misalnya Anda bisa menyiasati efektivitas waktu dengan tidak memasak makanan yang membutuhkan lebih dari 30 menit, karena bulan ini lebih banyak waktu untuk bekerja ekstra.

 

Fokus dengan ‘Yang Sekarang’ dan ‘Yang Ada di Depan Mata’

Kita boleh saja memiliki daftar panjang hal-hal yang mesti dilakukan, asal jangan lupa untuk menyadari: itu prioritas atau bukan. Sebelumnya, mungkin sering kali kita merasa bahwa semakin banyak yang harus dilakukan sekarang, semakin khawatir juga dengan yang belum dilakukan. Padahal, untuk hampir semua situasi, bukankah polanya sederhana saja: kita hanya hidup pada hari ini atau saat ini, bukan kemarin atau besok. Jadi mengapa tidak fokus saja dengan yang di depan mata? Tentu ini terkesan klise, tapi memang begitu adanya.




VIDEO (VLOG) COACH EDWIN


Jangan lewatkan menonton video dari Coach Edwin tentang Life, Spiritual dan Bisnis. Tekan tombol berikut pada video dibawah untuk memilih judul Vlog yang Anda ingin lihat.

playlist VLOG



download ebook

jadwal seminar